Kabaroposisi.net (Banyuwangi)
Masa darurat pandemi Covid-19 masih belum ada batas waktu yang ditentukan sampai kapan berakhirnya. Sementara sampai saat ini masih belum ditemukan Vaksin khusus untuk melawan Virus Corona yang mematikan itu.
Dan Dusun Wijenan Kidul Desa Singolatren dipercaya oleh Forpimka Singojuruh Kabupaten Banyuwangi sebagai “Kampung/Desa Tangguh” dalam menghadapi masa darurat pandemi Covid-19. Mendukung penerapan program “Kampung/Desa Tangguh”, Salimi Anggota DPRD Banyuwangi Fraksi PDI-Perjuangan memberikan bantuan kelengkapan sarana prasarana yang dibutuhkan. Diantaranya berupa beberapa unit alat tempat cuci tangan, puluhan botol hand sanitizer, ratusan botol sabun khusus cuci tangan, masker dan logistik.
“Dengan diberikan kepercayaan kepada Desa Singolatren sebagai Desa percontohan atau Kampung Tangguh dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 ini, kami selaku anggota DPR juga selaku pengurus PDI Perjuangan tentu sangat mendukung. Ini merupakan pola hidup baru rakyat Indonesia bahwasanya untuk menuju hidup sehat inilah yang harus kita lakukan bersama dengan bergotong-royong, dan dengan sadar diri.
Ini merupakan contoh yang nantinya bisa jadi imbrio bagi desa-desa yang lain dan kami juga siap bersama Kepala Desa mendukung program Desa atau Kampung Tangguh ini. Mungkin dengan program ini lain hari perubahan demi perubahan bisa terjadi sehingga masa pandemi ini akan segera berakhir dan kita bisa beraktivistas normal seperti biasanya tanpa ada gangguan seperti Covid-19 saat ini.
Sementara Kepala Desa Singolatren menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan oleh PDI Perjuangan Banyuwangi melalui Salimi selaku anggota DPRD dari Dapil 2 itu. (rh35).
