Kabaroposisi.net (Banyuwangi)
Program Kampung Tangguh gagasan Forpimda Jawa Timur sepertinya lagi jadi tranding topik terutama di wilayah Provinsi Jawa Timur. Tak ayal ramai di media beberapa Desa/Kelurahan pada Kabupaten/Kota wilayah Provinsi Jawa Timur pada antusian membentuk Kampung Tangguh.
Pada masa pandemi Covid-19 ini Program Kampung Tangguh menjadi salah satu solusi memutus mata rantai penularan Virus Corona juga upaya penanggulangan dampaknya. Mungkin alasan itu masyarakat Dusun Wijenan Kidul Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi bersepakat membentuk “Kampung Tangguh”.
Kepala Desa Singolatren Apandi ketika dikonfirmasi kepada menuturkan,
“Saya selaku Kepala Desa tentu mendukung keberadaan Kampung Tangguh Semeru di wilayah Desa Singolatren. Saya berharap ini bisa mengedukasi warga dusun-dusun yang lain di desa kami agar bisa melakukan hal yang sama ke depan. Harapan saya keberadaan Kampung Tangguh ini tidak hanya ada karena situasi pandemi namun berkelanjutan yang secara otomatis bisa mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Setidaknya ini adalah edukasi bagi warga Singolatren untuk tangguh, kuat dan siap menghadapi masalah, menyelesaikan masalah, mampu dan mandiri. Untuk itu kami dari Pemerintah Desa akan mendukung dan mecarikan trobosan-trobosan bagaimana Kampung Tangguh Semeru Dusun Wijenan Kidul ini benar-benar tangguh dalam segala hal”, ungkap Kades Apandi.
Atas nama warga juga Pemerintahan Desa, Kades Apandi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Forpimka yaitu Camat (Trisetia Supriyanto), Kapolsek Singojuruh (Iptu Abd. Rohman) beserta anggota yang terlibat, Danramil 0825/13 Singojuruh (Letda Cba Wailik), Bhabinkamtibmas (Bripda Puguh Prayogo), dan Babinsa Singolatren (Sertu Hadi Sucipto) atas support, kerjasama dan arahan mewujudkan keberadaan Kampung Tangguh Semeru. Wabil khusus Kades Apandi merasa sangat berterima kasih kepada Polresta Banyuwangi yang telah memberikan pembinaan dan bimbingan agar Kampung Tangguh Semeru di Dusun Wijenan Kidul berjalan dengan baik. (rh35/ktb).
