KABAROPOSISI.NET | BANYUWANGI – Belum lama pemberitaan di jalur lintas yang sama yaitu jalan raya penghubung Desa Singojuruh – Desa Padang – Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Terkait melubernya air dari area persawaahan ke jalan raya beberapa waktu lalu akibat gorong-gorong yang tidak mampu.
Kini ada sebuah pemandangan yang sengaja dipersembahkam oleh warga sekitar, yaitu sebuah penanda dipasang di tengah badan jalan. Menurut salah satu warga yang enggan di sebut nama terangnya di media inisial “YT”. Penanda itu sengaja dipasang karena tepat ditengah-tengah badan jalan mengalami penurunan membetuk semacam joblangan.
Lanjut “YT” bahwa sebelum dipasang penanda atau rambu-rambu seadanya itu, pernah ada kejadian pengendara sepeda motor. Terjatuh oleng dan lepas kendali saat menyalip pengendara lainnya karena tidak tahu ada joblangan. Pasalnya alasan demi keselamatan pengguna jalan penanda itu dipasang di tengah badan jalan.
Pantauan media, memang kalau tidak ada pananda dimungkinkan pengguna jalan dari dua arah tidak mengetahui kalau ada joblangan menganga karena tidak ada tanda-tanda aspal yang terkelupas. Dengan adanya penanda tersebut semua jenis kendaraan dari jarak sekira 50 meter sebelumnya sudah kurangi kecepatannya. (r35).
