Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa Romadhon. Umat muslim rayakan hari kemenangan yang dikenal dengan sebutan Hari Raya Idul Fitri tepat pada tanggal 1 Syawal 1442 H. Gema takbir pun berkumandang di Masjid-Masjid, Surao, dan Mushollah-Mushollah.
Momen Idul Fitri dimanfaatkan untuk bersilaturrahmi yang mana ungkapan saling bermaaf-maafan terlontar antara satu sama lainnya. Namun sebagian masyarakat di Banyuwangi ada juga yang memanfaatkan moment Idul Fitri. Lakukan kegiatan adat relegi yang dikenal dengan istilah “Selamatan Ider Bumi”.
Sebagaimana disampaikan oleh Ustad Mangsur selaku Tokoh agama (Ketua Takmir Masjid) kepada awak media tentang kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sudah sejak turun temurun dilakukan yang tujuannya memohon kepada Allah Swt agar kampun dan warga yang menghuninya diberi keselamatan dan dijauhkan dari segala mara bahaya atau balak. Yang penting dalam pelaksanaannya tidak menyimpang dari ajaran agama islam, kalimat-kalimat yang diucapkan serta permohonannya kepada Allah Swt, tidak kepada selain Allah Azzawajallah”, tuturnya.
Usai berkeliling kampung warga tidak kemudian membubarkan diri, melainkan kembali ke Masjid untuk melaksanakan Sholat Isyak berjama’ah. Setelah sholat berjama’ah baru dilangsungkan selamatan bersama di serambi Masjid. (r35).
