Hindari Terjadinya Kerumunan, Pembagaian BLT Singolatren Dibagi Tiga Sip

Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Sebanyak 116 warga Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Hari ini 15/7/2021 menerima manfaat Bantuan Tunai Langsung (BLT) bulan Juli 2021.

Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mengharuskan Pemerintah Desa Singolatren atur waktu pembagiannya. Biasanya penerima manfaat sebanyak 116 orang diundang secara bersamaan, kali ini dibagi menjadi 3 (tiga) sip menghindari terjadinya kerumunan.

Hadir pantau penyaluran BLT di Pendopo Desa Singolatren Kasi Humas Polsek Singojuruh Iptu Joko Mulyono, Babinkamtibmas Singolatren Bripda Puguh Prayogo dan Babinsa Singolatren Sertu Abdulloh Nizar. Dalam rangka Protokol Kesehatan masuknya warga penerima manfaat diberi jeda waktu sekira 15 detik agar ada jarak dan disemprot hand sanitizer.

Kades Singolatren Apandi dalam konfirmasinya kepada awak media menyampaikan, bahwa untuk penyaluran BLT di Singolatren tingkat pemerataannya sudah tercapai. Sehingga sudah tidak ada lagi gejolak-gejolak cemburu sosial antar masyarakat. Sebelum penyerahan secara simbolis Kades Apandi sosialisai terkait PPKM Darurat kepada warganya.

“Tolong sampaikan kepada keluarga dan tetangga di lingkungan masing-masing. Mohon dengan sangat jangan abaikan protokol kesehatan, ojo dumeh sehat terus merasa sudah bebas dari virus. Terutama jaga anak-anak kita, jangan biarkan bermain tanpa pengawasan. Saya tidak menakut-nakuti, ini sudah kewajiban dan tanggung saya selaku Pemerintah Desa menyelamatkan warganya”, lontar Kades Apandi kepada warganya.

Berikut Apandi untuk meyakinkan warganya informasikan tentang kondisi dan kasus-kasus Covid-19 yang ada di Desanya. Dijelaskan bahwa Pemerintah Desa dengan Satgas Desa, Tiga Pilar, para Kadus sudah kerja keras dalam hal mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid-19.

Masih kata Kades Apandi, Singolatren yang dalam beberapa bulan terakhir sejak wabah Covid-19 dinyatakan sebagai bencana Nasional tidak pernah ada kasus. Sekarang sudah mulai ada meski tidak banyak tetapi harus tetap waspada. Kembali Kades Apandi tegaskan,

“Kalau Singolatren ingin bebas dari Covid-19, mari masyarakat kompak taati protokol kesehatan dan berdoa kepada Allah Swt terutama dalam PPKM Darurat ini. Kalau masyarakat tidak sadar dan abaikan protokol kesehatan, jangan harap permasalahan Covid-19 ini selesai”, tegasnya. (r35).

Pos terkait