Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Bertempat di Pondok Pesantren Ibnu Sina Jalen Setail Genteng Kabupaten Banyuwangi pada Minggu malam 24/10/2021. Berlangsung acara Puncak Gebyar Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1443 dan Hari Santri Nasional (HSN).
Menjadi sebuah kehormatan bagi pemenang lomba karena di moment tersebut bisa bertatap muka langsung dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak yang juga selaku Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur didampingi Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Reno Zulkarnain, anggota DPRD Provinsi Jatim Fraksi Demokrat dr. Agung Mulyono. Lebih istimewa lagi semua santri terutama pemenang lomba, disapa dan menerima ucapan selamat langsung dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui virtual.
Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Alqur’an oleh Qorik Cilik Yasmin Najma Faliha putri dari Gus Muh. Lanjut paduan suara menyanyikan lagu Kebangsaan, Yalal Waton, dan Mars Partai Demokrat oleh Muslimah dari Kecamatan Tegaldlimo. Sebagai secercah pencerahan hati Panitia undang hadirkan penceramah KH. Ir Wahyudi untuk memberikan tauziah di acara tersebut.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak yang juga Ketua DPD Partai Demokrat sebelum sampaikan kata sambutannya. Berkenan menyerahkan hadiah secara khusus kepada 6 pemenang lomba Juara 1 (satu). Sementara hadiah untuk Juara 2 (dua), 3 (tiga) sampai harapan 1(satu) dan 2 (dua) sudah diserahkan oleh Ketua DPC Demokrat Michael Edy Hariyanto, SH, Ketua Dewan Pertimbangan KH. Maskur Ali, Ketua Dewan Kehormatan KH. Machrus Ali, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Banyuwangi Ricky Antarbudaya, dan Ketua FOKKAL KH. Syaifudin Zuhri.
Puncak acara yang ditunggu-tunggu yaitu sambungan langsung Virtual dengan Ketua Umum Partai Demokrat AHY pun. Yang mana sekilas terkutip melalui virtualnya AHY mengaku sangat senang bisa menyapa para Kyai dan Santri di Banyuwangi. Sehingga meski melalui virtual AHY mengaku merasa dekat dihati dengan warga Banyuwangi terutama para Kyai dan Santri. Dan atas nama keluarga besar Partai Demokrat AHY mengucapkan “Selamat Hari Santri Nasional”.
AHY apresiasi terhadap para Kyai dan ulama’ di Banyuwangi, yang disebutnya luar biasa atas perjuangan dan pengabdiannya. Yang telah menjaga nilai-nilai fungsi islam dan juga memilik dedikasi terus membangun karakter kepribadian para santriwan santriwati yang diharapkan menjadi pejuang-pejuang sekaligus generasi bangsa yang tumbuh hari dan masa depan.
AHY juga katakan betapa penting makna dan hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, dan Hari Santri Nasional, untuk mengenang serta menauladani apa yang diajarkan oleh Rosulullah Saw. Sekaligus mengingatkan kita semua betapa pentingnya peran besar santriwan dan santriwati dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Yang selanjutnya diharapkan santriwan santriwati juga berperan dalam pembangunan bangsa ke depan.
