Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Di awal Tahun Baru Minggu 2 Januari 2022 menjadi berkah bagi para Pelapak Pasar Wit-Witan (WW) Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Mengapa tidak..? karena di Minggu-Minggu sebelumnya pangunjungnya pada kisaran 1000 sampai 1500 pengunjung. Minggu di awal tahun 2022 ini jumlah pengunjung terpantau sebanyak 3000 lebih.
“Pasar Wit-Witan Alasmalang Banyuwangi mantap, ramah, sejuk, nyaman dan kulinernya waooo….kami sekeluarga penasaran tahu dari medsos tentang Pasar Wit-Witan. Dan kesempatan Tahun Baru ini kami sekeluarga sepakat berkunjung ke Banyuwangi dan terjawab sudah rasa penasaran kami, hanya satu kata Pasar Wit-Witan oke..”, ungkap seorang ibu salah satu pengujung dari Bandung saat diambil gambarnya oleh awak media.
Tetap mewaspadai adanya klaster penularan covid – 19 Endang (Ket. Bumdes) Alasmalang selaku koordinator pengelola Pasar WW, dan Ka. Trantib (Satgas Kecamatan) M. Suparlan. Bergantian dalam durasi menit pegang Mic woro-woro mengingatkan kepada pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terutama pakai masker. Tak hanya itu pengelola Pasar WW tugaskan beberapa orang untuk keliling pantau dan mengingatkan pengunjung yang kedapatan tidak pakai masker.
Endang selaku Koordinator Pengelola Pasar WW dalam konfirmasinya menyampaikan;
“Alhamdulillah mas…hari ini pengunjung masuk 3000 lebih, dan hasil penelusuran petugas pengunjung hari ini banyak dari luar kota. Saya tanyakan katanya memang sengaja libiran Tahun Baru bersama keluarga ke Pasar Wit-Witan”, tutur Endang.
M. Suparlan Ka. Trantib Kecamatan Singojuruh atas nama Satgas Covid – 19, selain ikut mensyukuri atas meningkatnya pengunjung di Pasar WW itu. Selaku bagian dari Satgas Covid – 19 mengaku akan terus pantau dan perketat Protokol Kesehatan baik kepaea pengunjung maupun pelapak.
“Kami turut bersyukur ada peningkatan pengunjung di Pasar WW ini mas, namun karena masih masa pandemi terelebih jemis virus omicron sudah masuk ke Indonesia. Maka kami tetap harus waspada dan perketat protokol kesehatan terutama baik pengunjung maupun pelapak disiplin pakainmasker”, ungkap M. Suparlan. (r35).
