KABAROPOSISI.NET.|BANYUWANGI – Kabar tentang mulai meredanya kasus Covid-19 dibarengi dengan adanya kelonggaran aktivitas sosial masyarakat oleh Pemerintah. Sepertinya tidak membuat serta merta masyarakat Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, merasa betul-betul aman.
Apandi ( Kepala Desa Singolatren ) menyampaikan, bahwa dirinya sangat berterima kasih dan mengapresiasi antusias warganya dengan kesadaran yang tinggi mendatangi kegiatan vaksinasi tersebut. Tegasnya, kegiatan vaksinasi di desanya terus akan divasilitasi sampai betul-betul warganya tidak ada yang terlewatkan mendapatkan suntik vaksin minimalnya dosis satu.
” Saya selaku Kepala Desa sangat berterima kasih kepada semua warga Singolatren yang dengan kesadarannya datang untuk disuntik vaksin. Dan kegiatan vaksinasi ini Pemerintah Desa terus akan bekerjasama dengan Puskesmas memfasilitasi sampai di Singolatren betul-betul tuntas, setidaknya sudah tervaksin dosis satu semua. Saya berharap kepada warga Singolatren untuk tetap ikuti protokol kesehatan yaitu disiplin pakai masker, karena masa pamdemi masih belum 100 % reda “, ungkapnya.
Tentang adanya informasi merebaknya Hipatitis Akut terutama pada anak-anak, Kades Apandi menghimbau kepada masyarakatnya terutama ibu-ibu untuk memperhatikan kesehatan anaknya.
” Saya berharap dan mengimbau kepada masyarakat terutama ibu-ibu, untuk memperhatikan kesehatan anak-anaknya sehubungan dengan adanya informasi Hipatitis Akut menyerang anak-anak. Kalau diketahui ada sedikit perubahan pada kondisi kesehatan anaknya, segeralah ke pelayanan kesehatan yang ada atau ke Puskesmas jangan menganggap enteng. Segala sesuatu itu harus diihktiari dulu jangan pasrah begitu saja pada keadaan, karena hidup ini tidak ada yang kebetulan “, harapnya dengan tegas.
Pungkasnya, Kades Apandi juga bergarap kepada para Kepala Dusun juga Kader Pos Yandu yang ada di Desa Singolatren, agar terus melakukan pantauan kepada kondisi masyarakat di wilayah masing-masing. Segera koordinasi dan memberikan informasi bila ada persoalan di lapangan agar bisa mendapatkan penanganan dengan cepat. (r35).
