Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Menggema kabar bahwa pada sekira bulan Oktober 2022 mendatang Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan gelar kegiatan “Gandrung Sewu” yang selama 2 tahun tidak digelar karena masa pandemi covid-19. Dan dalam kegiatan gebyar “Gandrung Sewu” kali ini Pemerintah Kabupaten Banyuwangi angkat judul “Suryo Ning Bumi Blambangan”.
Dari hasil seleksi tim seleksi Kecamatan Singojuruh delegasikan 50 penari untuk mengikuti seleksi oleh tim seleksi Kabupaten bersama dengan penari Gandrung dari Kecamatan lain se dapil 2 di RTH Singojuruh Jumat 19/8/2020. Tak ayal bila pada sekira pukul 13:00 Wib hingga sore RTH Singojuruh jadi ramai, karena ratusan penari dari Kecamatan se dapil 2 berkumpul mengikuti seleksi. Sementara Kecamatan se dapil 2 yang mengirimkan delegasi untuk mengikuti seleksi selain Kecamatan Singojuruh antara lain Kecamatan Songgon, Rogojampi, dan Blimbingsari.
Kehadiran Tim Seleksi Kabupaten dan ratusan penari Gandrung perwakilan beberapa Kecamatan lain disambut oleh Camat Singojuruh Drs. Bambang Santosa, MAP dan Kasie PM-Kesra Atim Suharyono.
Disambung oleh Suko Prayitno selaku Penanggung Jawab kegiatan “Gandrung Sewu” memberikan pengarahan dan seputar tehnis pelaksanaan seleksi oleh Tim Seleksi Kebupaten. Sekelumit terdengar ucapan dari Suko Prayitno kegiatan seleksi dilaksanakan di Singojuruh mengundang semangat yang luar biasa terlebih diakui bahwa di Singojuruh gudngnya pelaku seni dan penari.
“Total yang ikut seleksi calon peserta Gandrung Sewu dari 4 Kecamatan (Dapil 2) sebanyak 112. Dari tiap Kecamatan akan diambil 30 peserta tergantung dari kapasitas anak yang mampu membawakan sebuah tari yang baik. Ada yang lebih dari 30 anak, tapi ada juga yang kurang dari 30 anak setiap Kecamatan-nya”, tutur Adlin seniman penyandang gelar sarjana seni yang tak lain putra asli Pasinan Desa/Kecamatan Singojuruh itu. (r35).
