Kabaroposisi.net | Jombang. Festival Grebek tahu dan pawai gunungan dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah dan HUT Jam’iyyah Mahabbatur Rasul ke 58.
Dihadiri Bupati Jombang Hajjah Mundjidah Wahab, Staf Ahli Gubernur Jawa timur Akhmad Jazuli, wakil ketua DPRD kabupaten Jombang Farid Al Farisi, wakil ketua komisi D DPRD kabupaten Jombang M. Syarief Hidayatullah, Anggota DPRD kabupaten Jombang Ifadhotul, Kasat Bimmas, Forpimcam Jogoroto, Kepala Desa Sumbermulyo Fuad beserta perangkat desa Sumber Mulyo. Bertempat di lapangan Sumbermulyo kecamatan Jogoroto kabupaten Jombang. Jum’at (7/10/2022)
Gubernur Jawa Timur melalui Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Akhmad Jazuli ketika sambutan menyampaikan bahwa Gubernur mohon maaf tidak bisa hadir di acara grebeg tahu akan tetapi tetap memonitor bahwa masyarakat Jogoroto di sini sudah bangkit ekonominya walaupun setelah adanya covid.
“Dengan adanya acara grebeg tahu ini sudah bisa ditunjukkan bahwa sekarang para pengusaha atau pengrajin tahu sudah bangkit, dan mudah-mudahan semakin lancar, makmur dan rukun di bawah pimpinan bupati Mundjidah Wahab, ” ungkap Jazuli.
Ditempat sama Bupati Jombang Hajjah Mundjidah Wahab menyampaikan atas nama pemerintah kabupaten Jombang mengucapkan terima kasih kepada semua panitia penyelenggara dan seluruh pengrajin tahu yang telah melaksanakan acara grebeg tahu tahun 2022.
“Dengan adanya para pengusaha tahu dan pengrajin tahu di desa Sumbermulyo, semoga usaha semakin maju, dan kepada semua masyarakat terutama Jogorogo diberikan kebersamaan dan selamatan dalam mencari keberkahan, ” ujar Mundjidah.
Lanjutnya, disamping naiknya harga kedelai bupati berpesan kepada para pengrajin tahu supaya bisa menerima dengan kondisi harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
“Dan kita harus bisa memfasilitasi para pengusaha tahu supaya tetap berjalan, karena ini adalah makanan khas dari desa Sumbermulyo,” ucapnya.
Sementara bagaimanapun caranya pemerintah kabupaten Jombang supaya tetap memfasilitasi supaya para pengusaha tetap berjalan jalan terus dan usaha lebih maju lagi.
“Semoga masyarakat Jogoroto dapat keberkahan dengan adanya grebeg tahu ini. Dan grebeg tahu merupakan icon Jombang selain durian di Wonosalam, ” terang bupati Mundjidah Wahab yang langsung membuka acara grebeg tahu ini dengan pemotongan tumpeng.
Senada kepala Desa Sumbermulyo Fuad ketika diwawancara menjelaskan bahwa grebeg tahu diikuti oleh 44 gunungan yang terdiri dari 77 pabrik yang ada di ada di Sumber Mulyo. Dan kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun bertepatan dengan Mahabbatur Rasul. Dengan tujuan produksi yang ada di desa Sumbermulyo ini bisa meningkatkan kualitasnya. Karena produksi tahu ini sudah sampai keluar kota, sehingga di agendakan oleh Bupati bahwasanya untuk grebek tahu diadakan setiap tahun. Dan kegiatan ini juga akan di SK kan oleh Bupati supaya untuk suplai kegiatan tidak dibebankan oleh pengusaha tahu atau pengrajin tahun.(tyas)
