Kabaroposisi.net | Jombang. Satuan Polisi Pamong Praja bersama kantor Bea dan Cukai Kediri gelar sosialisasi gempur rokok ilegal melalui Pagelaran Wayang Kulit. Dihadiri Bupati jombang, kepala kantor Bea dan Cukai Kediri, perwakilan Forkopimda kabupaten Jombang, sejumlah OPD kabupaten Jombang. Sekda kabupaten Jombang, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Jombang, ketua tim penggerak PKK Kabupaten Jombang dan forkopimcam kecamatan Jombang. Bertempat di Alun-alun Jombang. Kamis (13/10/2022) malam.
Bupati Jombang Hajjah Mundjidah Wahab ketika sambutan menyampaikan bahwa untuk panitia penyelenggara kegiatan adalah dari Satuan Polisi Pamong Praja dan seluruh jajarannya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang saya sampaikan terima kasih kepada Satpol PP dan Bea Cukai Kediri yang telah mengadakan kegiatan sosialisasi gempur rokok ilegal sekaligus kesenian budaya Wayang Kulit pada malam hari ini, ” ungkap Mundjidah.
Lanjutnya, kegiatan ini adalah rangkaian dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Jombang yang ke 112, yang banyak diadakan kegiatan di kabupaten Jombang.
“Diantaranya ada BULAGA yang kita adakan empat kali dalam satu bulan ini. Yakni pada 3 Oktober 2022 di kecamatan Ngoro, 11 Oktober 2022 di kecamatan Ploso, 17 Oktober 2022 di kecamatan Diwek dan 24 Oktober 2022 di kecamatan Sumobito. Dan ini merupakan layanan Pemerintah Kabupaten Jombang yang dilaksanakan di desa, untuk Bulaga disambut antusias oleh masyarakat desa se Kabupaten Jombang, ” terang Bupati.
Sementara ada berita hoax adanya Habib Syech dan pengajian Anwar Zahid akan ditunda karena kejadian di Kanjuruhan Malang dan ditegaskan ini adalah kabar hoax dan tidak benar.
” Semua kegiatan akan tetap dilaksanakan di alun-alun Jombang, karena adanya kerjasama dari provinsi Jawa Timur dengan pemerintah Kabupaten Jombang. Untuk malam ini dengan adanya sosialisasi gempur rokok ilegal diharapkan dan dihimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Jombang supaya memberikan kontribusi untuk bangsa bersama Bea Cukai untuk membangun infrastruktur yang ada di pemerintah kabupaten Jombang dengan tidak membeli atau menjual rokok ilegal yang tidak ada cukainya, ” pesan Bupati.
Ditempat sama Kepala bea dan cukai Kediri Sunaryo menyampaikan sebagai perwakilan dari pihak cukai kediri mengucapkan selamat hari ulang tahun kabupaten Jombang yang ke 112.
“Semoga kabupaten Jombang semakin hebat dan jaya, dimana Jombang merupakan negeri yang sudah tua akan tetapi sangat luar biasa kontribusi nya buat bangsa, ” ujar Sunaryo.
Pada bulan Agustus 20 22 Kantor Bea Cukai Kediri mendapat tambahan target penerimaan APBN sebanyak 2,5 Triliun dari kantor Pusat Kementrian Keuangan.
“Yang semula 34 Triliun kini menjadi 36,5 Triliun, oleh karena itu kami mengadakan sosialisasi ke sana kemari hanya untuk menjaga jangan sampai meleset karena jika target meleset nantinya penerimaan juga tidak optimal. Dan jika penerimaan cukai tidak optimal maka penerimaan dari APBN juga tidak optimal, maka dari itu diperlukan kesadaran dari semua pihak mulai dari level pejabat sampai rakyatnya juga dari produsen, distributor sampai pengecer, ” papar Sunaryo.
Dan ketika sosialisasi gempur rokok ilegal berjalan dengan baik masyarakat akan sadar terkait pentingnya dengan cukai bagi negara mengkonsumsi rokok yang legal bagi mereka yang perokok sehingga APBN akan semakin kuat.
Senada Kasatpol PP Thomson Pranggono menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi gempur rokok ilegal melalui pagelaran wayang kulit dengan lakon Pandawa adalah bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan juga menyampaikan Selamat hari jadi Kabupaten Jombang yang ke 112.
Sosialisasi gempur rokok ilegal diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja, Kabupaten Jombang bersama kantor Bea dan Cukai Kediri. Guna menurunkan peredaran rokok ilegal dan memberikan informasi kepada aparat penegak hukum jika masih ditemukan adanya peredaran rokok ilegal(sap)
