Pra Musrenbang RKPD Tahun 2023, Kecamatan Singojuruh Ketat

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Puluhan delegasi dari sebanyak 11 Desa se Kecamatan Singojuruh Senin 6/2/2023 hadir di Pendopo Kecamatan dalam rangka mengikuti Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD Tahun 2023.

11 Desa yang ada di wilayah Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi diantaranya : Desa Sumberbaru, Desa Kemiri, Desa Cantuk, Desa Padang, Desa Gumirih, Desa Singojuruh, Desa Gambor, Desa Benelankidul, Desa Alasmalang, Desa Lemahbangkulon, dan Desa Singolatren.

Selain delegasi peserta Musrenbang dari 11 Desa, terlibat juga dalam Musrenbang tersebut dari unsur Pendidikan (Korwilker Satdik) dan unsur Kesehatan (UTD Puskesamas) Singojuruh. Sementara beberapa Kepala dan Sekdes turut hadir memdampingi para delegasi Desa masing-masing.

Pra Musrenbang RKPD Tahun 2023 dibuka langsug oleh Camat Singojuruh Drs. Bambang Santosa, MAP. Sebelum membuka pelaksanaan Pramusrenbang RKPD, Camat Bambang menyampaikan. Bahwa Musrenbangdes, Musrengbangcam, dan Musrenbangkab memang harus dilakukan. Karena KPK, BPK sudah meworning, bahwa semua kegiatan pembangunan di Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota. Harus melalui Musrenbangdes, Kalau tidak melalui Musrenbangdes pertanyaannya ada apa.

Disampaikan pula bahwa Bupati Banyuwangi saat-saat ini fokus pada perbaikan dan peningkatan ekonomi. Diharapkan kegiatan-kegiatan festival-festival harus muncul pemberdayaan ekonomi masyarakat. Setidaknya 5 hari sebelum hari H pelaksanaan diawali dengan kegiatan-kegiatan ekonomi seperti pasar kuliner baik oleh masyarakat perorangan atau UMKM yang ada. Hal tersebut kata Camat Bambang dalam rangka upaya percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19.

Pelaksanaan Pra Musrenbang dipandu oleh Kasie PMK Atim Suharyono. Yang mana agar dalam pembahasan bisa berjalan lancar dan prosedur, dilakuan pembagian kelompok sesuai bidang yang akan dibahasnya serta diberlakukan tata-tertib. Tata-tertib yang diterapkan, sepertinya tidak memberi celah sedikitpun bagi peserta Musren untuk reka-reka usulan. Meskipun sifatnya masih Pra, terlihat sesama delegasi saling lempar tanya seperti ada sesuatu yang kurang. (r35).

Pos terkait