Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Poliwangi Jurusan Teknik Sipil memenuhi permintaan industri membuka Program Studi baru yaitu Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Kontruksi Jalan dan Jembatan yang kemudian disingkat dengan Program Studi TRKJJ. Rabu 1/3/2023, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan (TRKJJ), melaksanakan workshop Pemantapan Perangkat Pembelajaran.
Ketua Jurusan Teknik Sipil Wahyu Naris Wari, S.T., M.T. menyampaikan, “Jurusan teknik sipil terdorong untuk membuka Prodi TRKJJ berawal dari hasil quisioner kepada pihak industri, bahwa kebutuhan alumni ahli infrastruktur jalan dan jembatan sangat tinggi di lapangan, menangkap peluang tersebut pada tahun 2021 akhir Poliwangi mengajukan Prodi TRKJJ. Sempat menunggu lama karena di Silemkerma tidak ada progress evaluasi hingga pada akhirnya tahun 2023 tepatnya pada 9 Januari 2023 ijin operasional pun akhirnya turun”, ungkapnya.
Masih papar Naris, “Prodi Sarjana Terapan ini nantinya akan mencetak alumni yang memiliki kompetensi Ahli perancangan, pelaksanaan dan pengawasan jalan dan jembatan. Sehingga prospek lulusannya pun akan banyak dibutuhkan di dunia industri. Pembangunan infrastruktur tidak aka ada matinya, selama masih ada peradaban manusia, maka akan masih tetap membutuhkan tenaga ahli infrastruktur”, paparnya yang diketahui tahun lalu selama 1 bulan mengikuti workshop Pengelolaan Pendidikan Politeknik untuk pimpinan Perguruan Tinggi vokasi di Inggris.
Prodi TRKJJ melakukan berbagai persiapan matang untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa perdananya nanti. Termasuk memperluas kerjasama dengan industri dalam dan luar negeri, serta instansi- instansi pemerintah serta Perguruan Tinggi lain. Kurikulum yang disusun juga menerapkan Kurikulum Merdeka yang sinergi dengan kebutuhan industri kerena dalam penyusunannya juga melibatkan pihak pihak industri. (*r35).
Sumber info :
Ketua Jurusan Teknik Sipil,
Wahyu Naris Wari, S.T., M.T.
