Kabaroposisi.net | Blora – Selama pandemi Covid – 19 selama hampir 3 tahun menerpa seluruh negara di dunia tidak terkecuali bangsa Indonesia. Bahwa dampak sangat terasa di segala bidang termasuk ekonomi dimasyarakat dengan pembatasan pembatasan yang dilakukan pemerintah pusat agar cepat keluar dari pandemi Covid sekarang bisa dirasakan masyarakat Indonesia.
Seperti waktu pandemi kegiatan budaya lokal Gas Deso juga dilakukan pembatasan, sekarang ini kembali seperti semula.
” Dengan Gas Deso di masa pandemi dan sekarang ada perbedaan. Salah satunya dalam hal mobilitas orang yang ingin ikut meramaikan gas deso atau bersilaturahmi kepada saudara atau teman, membuat ekonomi bergerak dengan warung kopi tambah ramai dengan pengunjung dari luar desa, toko kelontong di desa juga tambah laku dagangan, di situ perputaran uangnya, dalam jumlah besar atau kecil,” ungkapnya
Lebih lanjut dengan adanya kegiatan gas deso diperbolehkan ada hiburan, seperti sekarang ini desa Ngampel juga ada hiburan orkes melayu yang mengundang masyarakat untuk datang sehingga pedagang kecil berupa makanan, mainan bahkan permainan anak anak datang mencari rejeki ini juga mengerakkan ekonomi masyarakat, tandasnya Mochamad Muchklisin yang juga anggota DPRD Blora ini
” Hal ini yang terjadi masyarakat tetapi jarang orang menyadarinya,” ujar Cak Sin yang memiliki tag line Bolone Cak Sin, Genah.
” Tradisi di masyarakat yang mampu mengerakkan ekonomi lokal bahkan sebuah daerah seperti Gas Deso ini yang hampir semua desa di kabupaten Blora melakukannya dengan waktu yang berbeda, perputaran uangnya besar ini harus dijaga, ” Harapannya (GaS)
