Sertifikat PTSL Desa Sragi, Tuntas Diterimakan Oleh BPN Banyuwangi

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Awal pengajuan sertifikasi tanah warga melalui progran Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL). Oleh Pemerintah Desa Sragi dibawah kepemimpinan Kepala Desa Hartono, SH se pada tahun 2022.

Yang mana Pemerintah Desa Sragi daftarkan tanah warganya untuk diajukan sertifikasinya melalui program PTSL sebanyak 3158 bidang. Setelah berproses realisasi penyerahan sertifikat oleh BPN Banyuwangi secara bertahap diantaranya pada tahun 2023 dan tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Dan pada hari ini Kamis 12/12/2024 dilakukan penyerahan sertifikat oleh BPN untuk yang terakhir. Yaitu sebanyak 423 sertifikat elektrik, sementara yang sebelumnya sertifikat analog sebanyak 2735 bidang. Artinya Pemerintah Desa Sragi soal sertifikasi tanah warganya melalui program PTSL sudah 100 % tuntas dan sukses.

Hadir dalam acara penyerahan sertifikat tersebut dari Tim 1 PTSL BPN Banyuwangi diwakili oleh Raden Priyambudi Sapto Nugroho, S. ST (Wakil Ketua Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran)
. Turut jadir Bhabinkamtibmas Desa Sragi Briptu Nugroho Aldiantos, Babinsa Sragi Serka Suhartono.

Sebelum dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis oleh BPN. Hartono, SH selaku Kepala Desa menyampaikan beberapa hal diantaranya. Pertama mengingatkan dan menghimbau warganya. Sehubungan akhir-akhir ini cuaca ekstrim, untuk hati-hati dalam melakukan aktivitas keseharian.

“Sehubungan cuaca ekstrim, saya menghimbau untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-harinya. Awasi anak-anak jangan sampai bermain di bawah pepohonan”, himbaunya.

Kades Hartono juga sampaikan bahwa sertifikat yang akan diterima oleh warganya. Adalah sertifikat elektrik, yang ditegaskannya bahwa sama manfaatnya dengan sertifikat analog. Kepada yang sudah terima sertifikat disarankan untuk dilakukan pemeriksaan dulu. Bila ada kesalahan penulisan nama, alamat, dan gambar. Diharap segera lapor kepada Sekdes untuk segera dilakukan perbaikan.

Diinformasikan pula oleh Kades Hartono, bahwa Desa Sragi di tahun 2025. Masih diberi jatah oleh BPN mengajukan sertifikasi melalui PTSL sebanyak 250 bidang lagi. Sebagai wujud syukur atas sukses sertifikasi melalui program PTSL di desanya. Kades Hartono ajak warganya terutama yang dapat sertifikat. Adakan tasyakuran bersama di Lapangan Sragi, yang jadwalnya akan disampaikan oleh Kepala Dusun masing-masing.

Sementara dari pihak BPN dalam hal ini Raden Priyambudi Sapto Nugroho, S. ST. Pada kesempatan tersebut hanya menyampaikan seputar perbedaan secara fisik saja. Antara sertifikat analog dengan sertifikat elektrik. Pada dasarnya kata Priyambudi hanya beda tampilan fisiknya, namu sama manfaatnya. Dari sisi keamanan justru lebih aman sertifikat elektrik dalam penyimpanannya. (ktb/r35).

Pos terkait