Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Geliat sepak bola di Bumi Blambangan kembali memanas. Turnamen bergengsi Piala Ketua PSSI Banyuwangi 2026 resmi memasuki babak baru setelah sukses menggelar Technical Meeting (TM) pada Selasa (12/4/2026). Bertempat di Hotel Sahid Mahata Genteng.
Turnamen yang memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp80 juta bersih (di luar bonus tambahan) ini dijadwalkan akan kick-off pada 19 April 2026 mendatang.
Bertempat di Lapangan RTH Maron, Genteng, sebanyak 32 klub terbaik se-Kabupaten Banyuwangi dipastikan siap bertarung. Meski berstatus turnamen antar kampung (tarkam), panitia menegaskan bahwa manajemen kompetisi akan dikelola layaknya liga profesional.
”Kami ingin memastikan tidak ada rekayasa dalam penentuan lawan. Semuanya dilakukan secara fair play sejak dalam ruang rapat hingga nanti di atas rumput hijau,” ujar panitia pelaksana.
”Saya sebagai Ketua PSSI bertanggung jawab penuh bahwa wasit PSSI akan bertindak adil dan tidak memihak salah satu klub. Jika ada wasit yang berani melakukan pelanggaran atau tidak netral, detik itu juga akan kami berikan tindakan tegas atau sanksi!” tegas Michael.
Untuk mendukung transparansi tersebut, setiap pertandingan akan didokumentasikan melalui shoting video secara intens. Rekaman ini akan menjadi bukti otentik jika terjadi sengketa atau insiden di lapangan, baik yang melibatkan pemain maupun keputusan wasit.
Lebih dari sekadar mengejar juara, Michael menekankan bahwa turnamen ini adalah panggung bagi putra daerah. Program ini berorientasi penuh pada pemberdayaan pemain lokal agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
”Kami konsisten melakukan pembinaan terhadap klub-klub di Banyuwangi. Fokus kami adalah pemain lokal. Kami ingin mencetak pemain-pemain handal yang lahir dari kompetisi yang sehat dan profesional seperti ini,” pungkasnya. (ktb).
