Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Sempat viral di media jalan menuju SMPN 1 Singojuruh dan akses umum diancam akan ditutup oleh warga. Alasan yang mengemuka di pemberitaan media, tanah yang jadi akses anak-anak sekolah itu, diklaimnya sebagai tanah pekarangan warga. Selain itu kondisi jalan yang rusak juga jadi salah satu perhatian warga setempat.
Namun klaim sepihak itu akhirnya terbantahkan setelah dalam forum diskusi Kepala SMPN 1 Singojuruh Hj. Lilik Subekti tunjukkan Sertifikat. Ditambah lagi dengan keterangan Suharto Kepala Desa Singojuruh yang dengan tegas mengatakan, bahwa tanah dimaksut adalah fasilitas umum atau aset negara.
Terlepas dari itu semua Hj. Lilik Subekti, M. Pd., Kons, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas PU Kabupaten Banyuwangi. Atas dilakukannya perbaikan jalan menuju sekolahnya, yang mana menurut Lilik Subekti diawali dengan adanya komunikasi juga surat permohonan kepada Dinas terkait.
“Alhamdulillah terkait jalan kami memang senelumnya dilakukan komunikasi juga bersurat ke Dinas. Oleh karena itu terima kasih kepada Dinas PU Banyuwangi atas realisasinya perbaikan jalan menuju sekolah kami, setidaknya satu persoalan teratasi. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para pihak yang peduli membantu carikan solusi, demi kenyamanan akses siswa kami juga masyarakat”, tuturnya.
Disampaikan juga bahwa terkait permohonan perluasan lahan untuk SMPN 1 Singojuruh sudah direspon dan sudah jadi pembahasan para pihak yang berkompeten di Pemkab Banyuwangi. Sementara lahan yang diincar dan dianggap strategis untuk perluasan SMPN 1 Singojuruh, berbatasan langsung se luas kurang lebih 2685 M2. (r35).
