Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Hitungan jam akan memasuki perubahan tahun baru Islam 1 Muharam 1448 H. Secara turun temurun masyarakat tanah Jawa secara umum dan khususnya Banyuwangi. Setiap memasuki bulan Muharam yang sebutan lainnya bula Syuro, mengadakan kegiatan ritual sesuai dengan adat kepercayaan dan budaya di lingkungan masing-masing.
Mayoritas yang sering terlihat di wilayah Banyuwangi sambut tahun baru Islam mengadakan selamatan atau tasyakuran yang lebih dikenal dengan ritual bersih dusun. Kebiasaan lainnya di awal tahun tepatnya bulan Muharam masyarakat muslim di Banyuwangi adakan kegiatan santunan untuk anak yatim.
Seperti yang terlihat hari ini Senin 15 Juni 2026 di Dusun Garit Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh pukul : 15.30 WIB. Mengadakan selamatan bersih dusun/baritan bersama di jalan kampung dan santunan kepada anak yatim dalam rangka sambut tahun baru Islam 1448 H. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S. Sos., M. Si, Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH, Danramil 0825/13 Singojuruh diwakili Babinsa.
Acara diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, yang mana warga gelar alas karpet di halaman depan rumah masing-masing lengkap dengan sajian menu tumpeng. Pada jam itu warga Dusun Garit sengaja tidak melakukan aktivitas lain, istiqomah nguri-uri budaya selamatan bersih dusun/baritan tinggalan pendahulunya.
Nanang selaku Kepala Dusun Garit dalam sambutan penghormatannya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Forpimka. Nanang mengajak warganya untuk bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan, agar adat selamatan bersih dusun ada manfaatnya setiap tahun diadakan. Dihimbau juga bila ada tamu dari luar wilayah dalam hitungam 1×24 jam hendaknya lapor kepada Ketua RT.
Selaku Kepala Dusun demi antisipasi masalah sengketa tanah, diminta kepada warganya bila hendak mendirikan bangunan. Agar melibatkan Ketua RT dan tetangga kanan kiri untuk menyaksikan menghindari hal-hal yang sifaynya mengganggu hak orang lain. Terakhir Nanang mibta warganya untuk lebih ketat lagi mengawasi prilaku anak-anaknya. Agar tidak terjerumus pada prilaku yang bisa merugikan diri sendiri dan orang tua semisal mengkonsumsi miras dan narkoba.
Demi kebersihan dan kesehatan, Kades menghimbau masyarakatnya untuk menangani sampah-sampah yang pada saluran air. Dan di tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dan kumuh. Kades juga sampaikan demi menjaga kerukunan, sebagaimana dipesan oleh Kapolsek Singojuruh. Bila ada permasalahan di masyarakat hendaknya mengedepankan penyelesaian dengan cara kekeluargaan.
Diakuinya beruntung Singojuruh punya Kapolsek yang sangat humanis, selalu koordinasi dengan Pemerintah Desa terkait kamtibmas. Disebutnya Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH selalu siap dan ada pada setiap Pemerintah Desa butuh solusi. Kades Apasmalang ini juga mohon bantuan Kapolsek bagaimana melakukan pembinaan pada anak muda. Sehuhungan dengan maraknya berita kenakalan remaja di medsos berurusan dengan hukum di usianya yang masih muda.
Sementara Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S. Sos., M. Si, mengaku takjub dan mengapresiasi atas kekompakan warga Dusun Garit. Guyub rukun berkumpul melestarikan adat relegi sambut tahun baru Islam dengan mengadakan selamatan bersih dusun. Camat berharap adat budaya selamatan bersih dusun wujud sukur kepada Allah Swt dipertahankan sampai generasi berikutnya.
Camat meminta kerukunan dan kekompakan tetap terjaga antar warga, dijelaskan bahwa lingkungan bisa jadi aman dan kondusif bila warga di lingkungan itu sendiri rukun dan kompak. Selanjutnya sebagai seorang Camat seperti biasa mengingatkan pada masyarakat untuk sukses kewajiban bayar pajak. Karena dari uang pajak Pemerintah bisa membangun yang hasilnya akan dinikmati oleh masyarakat juga.
Camat Iwan Yos di kesempatan itu pula mengajak masyarakatnya untuk mendukung dan mesukseskan program Pemerintah. Terutama program Presiden RI Prabowo Subiyanto yaitu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG). (r35).
