Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Tepat di sebelah timur lereng Gunung Raung Kabupaten Banyuwangi, ada sebuah Desa yang kondang kaloko karena adat budayanya mendunia. Sebut saja Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh, yang identik dengan kegiatan ritual adat “Kebo-Keboan” pada setiap bulan Muharam/Syuro.
Kegiatan terselenggara atas dukungan penuh dari tokoh pelestari budaya Desa Alasmalang H. Irawan yang tak lain adalah pengelola Rumah Budaya Kebo-Keboan (RBK). Hadir meramaikan kontes Burung Kicau tersebut para Kicau Mania dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Bali. Pasalnya menurut Panitia, burung berkelas dan bernilai jual tinggi yang tampil di Gantangan RBK Arena Alasmalang.
Jenis burung yang dilombakan adalah jenis burung Cucak Ijo, Murai Batu, dan Anis Merah. Dalam lomba panitia benar-benar menerapkan aturan ketat dan tegas baik pada para Kicau Mania yang hadir. Maupun soal kriteria penilaian burung-burung yang pantas menyandang gelar juara sesuai dengan kelas dan jenisnya. Juri yang dilibatkan oleh panitia adalah orang-orang profesional dan sarat pengalaman di bidangnya.
Sebelum lomba dimulai, selaku Ketua Panitia Penyelenggara atau si empunya hajat H. Abdul Munir Kepala Desa Alasmalang dalam sambutan penghormatannya. Menyampaikan ucapan selamat datang dan ucapan terima kasih, atas partisipasi para Kicau Mania baik lokal Banyuwangi juga luar daerah. Pada kegiatan lomba Kicau Burung dalam rangka Kades Cup : 1 yang digelarnya di RBK Arena Alasmalang.
Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH yang juga selaku Penasehat kegiatan. Atas nama pemangku wilayah mohon kerjasamanya kepada para Kicau Mania, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan lomba. Diharap juga kepada peserta lomba untuk menjunjung tinggi sportivitas dan mentaati semua aturan yang ditetapkan oleh Panitia lomba. Kepada para juri pun, Kapolsek meminta untuk benar-benar menjaga independensi dan profesional dalam melakukan penilaian.
Memastikan bahwa lomba akan berlangsung sportif dan fair play, para Juri diangkat sumpah oleh Panitia dihadapan ratusan Kicau Mania. Tak hanya itu, para Juri oleh Panitia ditempatkan secara khusus dan steril dari upaya intervensi peserta. Juri hanya keluar masuk menuju Gantangan bila sudah dipanggil oleh pemandu jalannya acara lomba. Pasalnya, peserta yang burungnya sandang gelar juara dipastikan didapat dengan cara yang terhormat.
Beberapa Kicau Mania yang mengaku berasal dari luar daerah Banyuwangi, kepada awak media mengaku puas dan nyaman mengikuti lomba di Gantangan RBK Arena Alasmalang. Bahkan menurutnya, bila ada kontes Kicau Burung tingkat nasional, di RBK Alasmalang sangat layak dijadikan tempat. Disebutnya suasana lingkungan RBK Arena Alasmalang nyaman, dan fasilitas yang tersedia cukup memenuhi kebutuhan peserta.
Secara keseluruhan pelaksanaan lomba Kicau Burung Kades Cup : 1 Alasmalang berjalan lancar tanpa ada kendala suatu apapun. Mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan tersebut, panitia libatkan unsur TNI/POLRI setempat yaitu Polsek Singojuruh dan Koramil 0825/13 Singojuruh. (r35).
