Kepergok Warga, Mobil Tangki Warna Biru Buang Limbah Sembarangan Kabur

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Sebagaimana dikutip dari beberapa sumber, membuang sampah/limbah sembarangan sebuah tindakan yang punya dampak masif terhadap lingkungan dan kesehatan. Perilaku seperti itu jadi pemicu berbagai masalah serius, mulai dari pencemaran lingkungan hingga penyebaran penyakit. Oleh karena betapa besar dampak pada lingkungan dan kehidupan masyarakat, maka membuang sampah/limbah secara sembarangan seharusnya tidak dilakukan.

Sehubungan dengan hal tersebut, awak media tangkap iformasi kejadian pembuangan limbah sembarangan di Dusun Garit, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. Yang mana disampaikan oleh Nanang Kepala Dusun Garit Kamis 30 Juli 2026, ada warganya inisial “RN” memergoki sebuah mobil tangki warna biru pada Selasa 28 Juli 2026 sekira pukul : 18.30 WIB (Malam Rabu). Membuang limbah dari tangki mobilnya pada saluran air diduga limbah tersebut adalah limbah septic tank (WC).

Bacaan Lainnya

“Kami dan Pak Kades menerima laporan dari warga bahwa ada mobil tangki sedang buang limbah septic tank (WC) di saluran air. Kebetulan warga kami sedang mau mancing, curiga dengan apa yang dilakukannya. Merasa ada warga yang mendekat mobil tangki langsung kabur. Kalau yang dilakukan itu tidak bersmasalah kenapa harus kabur. Artinya mereka sadar bahwa yang dilakukannya adalah salah sehingga memilih untuk kabur”, kata Nanang.

Masih ungkap Nanang (Kadus Garit), terkait permasalahan tersebut sudah dilaporkan kepada Kepala Desa Alasmalang dan Camat Singojuruh. Selanjutnya merespon laporan Kadus Garit itu, Kades dan Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S. Sos., M. Si, lakukan tinjau lokasi. Dalam konfirmasinya Camat Iwan Yos membenarkan adanya laporan terkait pembuangan limbah secara sembarangan tersebut.

“Benar saya dapat laporan terkait masalah pembuangan limbah itu. Selanjutnya saya kordinasi dengan DLH dan PU CKPP agar jangan sampai terulang kembali. Menurut cerita warga setempat sudah sering itu dilakukan di malam hari buang limbah di wilayah Dusun Garit Desa Alasmalang. Seharusnya di tempat pengolahan tinja milik PU CKPP yang ada di Pakem. Tapi kalau ke Pakem karena bayar, mereka golek (cari) gampangnya dan murah tanpa bayar. Dan terkait hal ini DLH juga sdah ke Polres buat lacak nopol Truck yang gawe (pakai) plat nomer L itu”, jelasnya.

Menurut pengakuan “RN” saat dikonfirmasi, dirinya mendapati kejadian tersebut baru satu kali. Tapi warga yang lain pernah beberapa kali mendapati kejadian yang sama, di tempat yang sama. Hanya saja warga yang mendapatinya sebelumnya, tidak curiga kalau yang dibukak itu adalah limbah septic tank (WC). Untuk yang kali ini, warga berhasil dokumentasi (video) ciri-ciri mobil tangki lengkap dengan nopol nya. (r35).

Pos terkait