Setelah 37 Tahun, PSHW TM Cabang Lamongan Resmi Bergabung dengan IPSI

Pengurus Cabang PSHW TM Lamongan

KABAROPOSISI.NET|Lamongan,  – Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW TM) Cabang Lamongan resmi menjadi anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Lamongan. Legalitas tersebut ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Nomor 03/SK/PC.13/XA/VII/2026 tertanggal 30 Juli 2026.

Keanggotaan tersebut disyukuri keluarga besar PSHW TM Cabang Lamongan melalui kegiatan Syukuran dan Samat Sinamatan yang digelar di Sekretariat PSHW TM, Dusun Ploso Geneng, Desa Ploso Wahyu, Kecamatan Lamongan, Minggu (9/8/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus cabang, ketua ranting, pelatih, sesepuh, serta warga PSHW TM se-Cabang Lamongan.

Ketua Umum PSHW TM Cabang Lamongan, Wahyono, bersama Ketua Harian Karsan dan jajaran pengurus menyampaikan bahwa masuknya organisasi ke dalam IPSI menjadi tonggak penting setelah proses yang berlangsung selama 37 tahun.

Legalitas tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi PSHW TM Cabang Lamongan untuk mengikuti pembinaan dan kegiatan olahraga pencak silat melalui organisasi resmi IPSI.

Selain sebagai ungkapan syukur, Samat Sinamatan juga menjadi momentum untuk menyampaikan aturan dan tata kelola organisasi kepada seluruh ranting PSHW TM di Kabupaten Lamongan.

Para pengurus menekankan pentingnya setiap ranting mengikuti ketentuan IPSI, termasuk tertib administrasi, pendataan anggota dan pengurus, serta aktif dalam kegiatan dan musyawarah organisasi.

Sesepuh PSHW TM Cabang Lamongan, Sutopo, mengingatkan seluruh jajaran organisasi agar menjaga soliditas dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

Menurutnya, keseragaman aturan dari tingkat cabang hingga sub-ranting diperlukan agar organisasi dapat berjalan tertib dan memiliki tujuan yang sama.

Ketua Cabang PSHW TM Lamongan juga menegaskan pentingnya perubahan budaya organisasi setelah resmi menjadi bagian dari IPSI. Seluruh kegiatan harus dilaksanakan sesuai aturan dan tidak dilakukan secara sembarangan.

“Tidak boleh seenaknya, jangan awuran, taati aturan,” tegasnya.

Bergabungnya PSHW TM dengan IPSI dinilai penting karena memberikan kepastian dalam mengikuti berbagai program pembinaan dan kompetisi pencak silat resmi. Selain itu, keanggotaan tersebut diharapkan dapat mendorong pembinaan atlet secara lebih terarah.

Para pengurus juga menekankan bahwa pencak silat tidak hanya berorientasi pada kemampuan di gelanggang. Pesilat diharapkan tetap menjunjung sportivitas, disiplin, serta nilai-nilai luhur perguruan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan syukuran yang berlangsung sehari menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu menjadi momentum bagi keluarga besar PSHW TM Cabang Lamongan untuk memasuki babak baru organisasi.

Setelah resmi memperoleh legalitas sebagai anggota IPSI, PSHW TM Cabang Lamongan diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pembinaan pesilat, serta berkontribusi dalam perkembangan olahraga pencak silat di Kabupaten Lamongan. (STK)

Pos terkait