Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Bertempat di Pendopo Desa, Kamis 15 Oktober 2026 berlangsung kegiatan yang merupakan agenda tahunan. Yaitu Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Sragi Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi.
Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa)Sragi diselenggarakan dalam rangka Penetapan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) TA 2027. Dan Penyusunan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (DU-RKPDes) TA 2028.
Hadir dalam Musrembangdes Sragi selain para delegasi dari beberapa wilayah dusun. Juga dari unsur Forpimka diantaranya Plt. Camat Songgon saat ini adalah Ilham Juanda, S.P., M.Tr.P, dan Danramil Songgon Kapten Kav Andoko diwakili Serma S. Hartono (Babinsa).
Dihadirkan juga para pejabat instansi sektoral se Kecamatan Songgon. BPD, LPMD, TP PKK Desa Sragi, Pendamping Desa, Kader Pos Yandu, ibu-ibu Fatayat/Muslimat, Gapoktan, dan tokoh masyarakat/tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan
Yang mana 4 bidang pokok pembahasan sebagaimana laporan Panitia. Diantaranya bidang kesehatan, bidang infrastruktur, bidang ekonomi, dan bidang pendidikan.
Adapun kegiatan yang dilakukan dari sisa anggaran tersebut, yaitu pavingisasi jalan Mushollah di Dusun Sragi Tengah, Drainase Dusun Pertapan, Plat Decker drainase depan kantor desa, dan rehab atap pendopo desa. Sementara yang bersumber dari program sektoral/program daerah lainnya di tahun 2026 ini hanya bisa bantuan pemasangan listrik warga miskin tidak ada yang lainnya.
Tak hanya itu kata Kades Hartono, Pokir dari anggota dewan maupun dari yang lain-lain di tahun 2026 ini tidak ada sama sekali. Kalau ada informasi akan ada bantuan ini bantuan itu, hanya wacana saja. Oleh karena itu Kades Hartono mengaku tidak berani menyampaikan dalam forum tersebut.
“Jadi bapak ibu sekalian perlu diketahui bahwa di tahun 2026 ini benar – benar efisiensi tidak ada pembangunan apapun sampai bulan Oktober ini. Jembatan yang rusak di Dusun Pertapan itu saja, kami sudah berulang kali menanyakan katanya di bulan 9 kemarin dikerjakan. Nyatanya sampai bulan Oktober ini suruh menunggu dan menunggu katanya begitu”, jelasnya.
Selanjutnya Kades Hartono, berharap kepada peserta Musren tetap semangat. Dan mempersilahkan para delegasi sesuai bidang masing-masing untuk mengusulkan. Hanya saja disarankan agar yang diusulkan betul-betul yang mendesak bagi kepentingan umum.
Sangking pentingnya masalah pendidikan di era kepemimpinan Presiden Prabowo, harus ditanyakan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Bahwa anggaran 20% untuk pendidikan itu bisa apa tidak dialihkan untuk program prioritas Pemerintah MBG dan KDMP.
“Pendidikan dan kesehatan itu penting tapi mana yang harus diprioritaskan penganggarannya. Demikian juga dengan ekonomi dan infrastruktur. Oleh karena itu dalam Musrenbang kali ini, pastikan usulan-usulannya yang punya skala prioritas dan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada”, ungkapnya.
Singgung soal infrastruktur yang Dikeluhkan oleh masyarakat Desa Bayu dn Kades Hartono yang tak kunjung ada tindak lanjut dari instansi terkait. Plt Camat mengaku bahwa dirinya selaku Plt sudah nagih ke DPU. Namun disebutnya jawabannya sama seperti yang disampaikan oleh Kades Hartono. Sekarang semuanya serba efisiensi, jadi masih kita ini disuruh untuk bersabar.
“Namun demikian tanpa mengurangi semangat terus, demi kemudian kecintaan kita terhadap Desa kita ini. Musrenbang ini tetap kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan apapun hasil yang diperoleh dari Musren ini yang skala prioritas dapat ditindaklanjuti di anggaran selanjutnya. Mudah -mudahan kondisi ekonomi ke depan lebih baik. Sehingga apa yang kita harapkan bisa terpenuhi’, lanjut Plt Camat semangati peserta Musren sekaligus membuka kegiatan Musrenbangdes Sragi.
Setelah doa bersama, para delegasi mengelompok sesuai bidang masing-masing. Untuk melakukan pembahasan usulan dipandu oleh Sekertaris Desa, didampingi Staf Kecamatan yang membidangi. (r35)
