Kabaroposisi.net (Banyuwangi).
Informasi dari relawan Posko Mudik Observasi Covid-19 yang ada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi – Jember. Arus kedatangan pemudik baik lokal maupun dari luar negeri mengalami lonjakan saban harinya. Yang mana kondisi tersebut berpengaruh pada peningkatan keberadaan Orang Dalam Resiko (ODR) di Banyuwangi.
Celetuk salah satu dari tim relawan yang lain mengatakan, “Di Banyuwangi sendiri tidak ada alat canggih untuk bisa mendeteksi secara dini gejala-gejala orang terjangkit Virus Covid-19. Untuk mengetahui ada yang terpapar, untuk memastikan terkonfirmasi positif Covid-19 harus nunggu perjalanan hasil uji lab/swab dari Surabaya”, celetuknya.
“Informasi yang kami teruskan ke Pemerintah Desa tentang ODR hendaknya benar-benar ditindak lanjuti dikoordinasikan dengan Gugus Tugas Percapatan Penangan Covid-19 atau Petugas Kesehatan setempat. Dan bangkitkan kesadaran untuk bersedia jalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing. Karena kalau tidak maka bisa mungkin terjadi penambahan kasus yang lainnya”, harap M. Sholeh. (rh35).
