Kabaroposisi.net (Banyuwangi)
Relawan Posko Mudik Observasi Covid-19 Terpadu Perbatasan Banyuwangi – Jember yang berada di Timbangan Kalibaru Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi. Berharap kepada para Kepala Desa yang telah menerima data informasi kepulangan warganya mudik baik lokal maupun yang dari luar negeri (TKI). Untuk jemput bola melakukan pantau dan tindak lanjut sesuai anjuran Protokol Kesehatan.
Sebagaimana disampaikan oleh salah satu tim relawan bernama Suha Rifai, bahwa dirinya dan rekan-rekan relawan hanya bisa menyampaikan informasi warga yang datang mudik lokal dan dari luar negeri (TKI) saja. Tidak bisa memberikan informasi lebih detail tentang kondisi kesehatan apakah yang bersangkutan ada gejala Covid-19 atau tidak.
“Harapan kami,kepada Kades harus jemput bola terhadap puluhan TKI itu untuk dilakukan karantina, guna menimalisir penyebaran virus corona, jika itu tidak dilakukan mustahil pandemi Covid-19 bisa berakhir”, harap Suha Rifai.
Ditambahkan oleh Suha Rifai khusus para TKI didominasi dari negara Hongkong dan Taiwan. Ada lagi para Calon TKI yang karena dampak Covid-19 untuk sementara pulang dengan catatan Ijin Pulang (IP). Hal senada disampaikan oleh M. Sholeh, bahwa informasi yang diterima dari relawan Posko Mudik Observasi Covid-19 Terpadu hendaknya tidak diabaikan.
“Harusnya informasi dari kami relawan di sini yang sudah disampaikan ke Kepala Desa untuk tidak diabaikan. Pastikan mereka dikonsultasikan dengan petugas kesehatan setempat, dan dilakukan karantina. Kalau ada yang bersedia jalani isolasi mandiri harap dipantau terus, karena dikhawatirkan mereka tidak mau dikarantina gunakan alasan jalani isolasi mandiri di rumah sendiri”, ungkap M. Sholeh. (rh35).
