Kabaroposisi.net (Banyuwangi)
Penyerahan Beras 10 Ton Dari Kapolresta Banyuwangi Kepada Polsek Jajaran Senin 01/06/202 untuk disalurkan ke Masyarakat Terdampak Covid-19. Sebelum dilakukan penyerahan dan pemberangkatan penyaluran beras ke jajaran Polsek terlebih dahulu dilakukan penyerahan simbolis dari Kepala Bulog Banyuwangi kepada Kapolresta.
Selanjutnya Kapolresta Banyuwangi Kombes Pok Arman Asmara Syarifuddin secara simbolis menyerahkan kepada Polsek Jajaran yang diwakili oleh Polsek Rogojampi.
“Kita ada permintaan dari Polresta Banyuwangi dalam rangka penyaluran ke Polsek-Polsek, yang kemudian didistribusikan pada masyarakat terdampak Covid-19. Untuk total beras yang kami salurkan sebanyak 10 ton disalurkan ke 25 Kecamatan Kabupaten Banyuwangi,” Jelas Frima.
Seusai pelepasan pemberangkatan pendiatribusian beras kepada 25 Polsek oleh Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara dalam konfirmasinya menjelaskan,
“Kegiatan pagi ini hubungannya pendukung kebutuhan hidup terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Hal ini karena masih banyaknya masyarakat Banyuwangi yang terdampak. Kemudian untuk pendistribusian beras ini sebanyak 10 ton di awal, dan untuk fase kedua kita juga mencadangkan 10 ton juga. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi covid-19,” jelas dan harapnya.
Dikonfirmasi terkait perkembangan Covid-19 di Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi mengatakan,
“Untuk Covid-19 sampai hari ini (1/6/2020) terkonfir positif sebanyak 9 orang. Kemudian kami juga selalu melakukan pencegahan di 17 titik baik yang hubunganya dengan penyekatan terhadap kendaraan maupun orang yang masuk, baik yang dimulai dengan pembembetukan kampung tangguh sebanyak 24 sampai 26 titik,” terang Kombespol Arman.
“Kunci dari new normal adalah disiplin dalam hal menjaga kesehatan”, cetusnya.
Ketika ditanya apakah Banyuwangi sudah siap untuk melakukan New Normal ?,
“Banyuwangi insyaallah siap. Karena masyarakat Banyuwangi sudah paham akan kegiatan dengan mengikuti Protokol Kesehatan. Kita juga menghimbau kepada masyarakat dimulai dari diri pribadi dan keluarga untuk melaksanakan kegiatan perlawanan terhadap covid-19. Dengan kata kuncinya adalah disiplin diri dalam menjaga kesehatan,” pungkasnya. (ktb/rh35).
