Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19, Forpimka Singojuruh Berjibaku Tinjau Kegiatan PPKM Mikro

Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Menyusul gonjang-ganjing informasi melonjaknya kasus positif covid-19 di Kabupaten Banyuwangi yang signifikan. Gelitik Forpimka Singojuruh untuk melaksanakan tinjau pada kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Terlebih terkait PPKM Presiden RI Joko Widodo, sebagaimana dilansir di berbagai media televisi nasional. Dengan tegas menekankan agar pelaksanaan kegiatan PPKM di beberapa wilayah Provinsi yang sudah ditentukan betul-betul dilaksanakan dengan baik.

Adalah dalam rangka mewaspadai terjadinya lonjakan kasus positif dan bagian dari tindak lanjuti himbauan Presiden. Camat, Danramil, dan Kapolsek Kecamatan Singojuruh beserta jajarannya, Senin 28/6/2021 sambangi pelaksanaan PPKM di beberapa desa. Salah satunya diketabui media hari ini, rombongan Forpimka Singojuruh tinjau ke PPKM yan ada di Dusun Cermean Desa Singolatren.

Setelah lakukan cek di Pos Kelompok-Kelompok kerja PPKM diantaranya ke Pok Keamanan, Pok Informasi, Pok Logistik, Pok Kesehatan, dan ruang isolasi. Forpimka didampingi Kepala Desa susuri rumah-rumah warga memastikan sejauh mana “Pembatasan” pada “Kegiatan Masyarakat” dijalankan.

Danramil 0825/13 Singojuruh Kapten Inf. Totok Yuliyanto dalam penuturannya, tijau pada PPKM dilakukan. Untuk mengetahui sejauh mana kegiatan “Pembatasan Kegiatan pada Masyarakat” dilaksanakan, dan sejauh mana efektivitas dari kegiatan PPKM. Karena kata Danramil, kalau PPKM dijalankan dengan baik, maka evektif untuk menekan penularan dan penyebaran Covid-19.

Senada dengan Danramil, Kapolsek Singojuruh Iptu Abd. Rohman, SH mengatakan. PPKM di Singojuruh harus berjalan dengan baik, supaya penularan dan penyebaran Virus Covid-19 bisa diminimalisir. Kesadaran masyarakat harus betul-betul ditingkatkan dengan edukasi, sosialisasi, dan yustisi.

Camat Singojuruh Trisetia Supriyanto, S.STP.,M.Si dalam penyampaiannya kepada soal penyerapan anggaran PPKM. Menurutnya, anggaran untuk kegiatan PPKM sudah ada disediakan senilai 8% dari Dana Desa (DD). Bagian dari dilakukan tijauan tersebut salah satunya adalah evaluasi sejauh mana penyerapan anggaran PPKM. Apakah sudah sesuai keperuntukan dan kebutuhan apa belum. Pasalnya Camat Trisetia ingin memastikan penyerapan atau pembelanjaan dana PPKM tepat manfaat.

Kepala Desa Singolatren Apandi dalam konfirmasinya, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Forpimka meskipun tidak ada konfirmasi sebelumnya. Kades Apandi mengaku tahu-tahu ada kontak dari Camat Trisetia bahwa rombongan Forpimka sudah ada di Dusun Cermean di Posko PPKM.

Ditambahkan oleh Kades Apandi, untuk Pembatasan Kegiatan Masyarakat di lingkungan PPKM, Kepala Dusun bersama RT/RW dan Tokoh Masyarakat. TerusĀ  proaktif memantau pergerakan keluar masuk warga. Terlebih setelah ada salah satu warga di Dusun Cermean meninggal karena Covid-19 karena klaster perjalanan. Diperketat pendataan kepada warga yang habis lakukan perjalanan ke dan dari luar kota.

Sekedar mengklarifikasi saja, Kades Apandi sampaikan, bahwa warga Cermean yang meninggal karena Covid-19 kapan hari. Karena tertular di luar yaitu klaster perjalanan mengingat dia bekerja sebagai sopir dan jarang ada di rumahnya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *