KABAROPOSISI.NET.|BANYUWANGI – Dalam beberapa hari ini sedang berlangsung kegiatan Reses anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya terpantau media Jumat 5/11/2021, kegiatan Reses anggota DPRD dapil 2 Fraksi Demokrat Michael Edy Hariyanto, SH yang juga selaku salah satu Pimpinan di DPRD Banyuwangi.
Hari ini Michael gelar Resesnya di dua tempat yaitu di Desa Kalirejo, dan Desa Pakistaji Kecamatan Kabat. Untuk di Desa Kalirejo digelar pada pukul 14:00 Wib sampai selesai, dan berikutnya di Desa Pakistaji dijadwal pelaksanannya pada sekira pukul 18:30 Wib. Hadir dalam Reses tersebut selain Kepala Desa dan perangkatnya, BPD, RT/RW, dan perwakilan tokoh masyarakat lingkungan masing-masing.
Untuk Reses yang di Desa Kalirejo, Kepala Desa Kalirejo Eva Tristian Elti ucapkan terima kasih kepada Michael Edy Hariyanto.
“Saya atas nama Pemerintah desa dan masyarakat Kalirejo, terima kasih kepada Bapak Michael yang telah menfasilitasi Reses untuk desa Kalirejo. Dan juga terima kasih bahwa selama ini atas bantuan infrastruktur dari Bapak Michael”, ucapnya.
Pada kesempatan itu Kades Kalirejo informasikan bahwa beberapa proposal pengajuan baru untuk beberapa titik kegiatan sudah dikirim dan mengingat emergency untuk dapatnya diprioritaakan. Curhatnya, bahwa usulan kegiatan hasil dari Musrenbangcam 1-2-3 tahun selalu tersisihkan tak jelas alasannya. Dan minta kawalan kepada Michael agar usulan hasil Musrenbangcam dapat perhatian dan terealisasi.
Sebelum serap aspirasi pada Reses dibuka, Michael Edy Hariyanto, SH dalam sambutannya awali dengan menginformasikan terlebih dulu kepada hadirin bahwa Reses kali ini bukan untuk pengajuan tahun 2022, melainkan untuk di tahun 2023.
Angin segar untuk masyarakat Desa Kalirejo terlontar dari Michael dan sempat mendapat respon positif serta hujan tepuk tangan meriah. Yaitu dengan jelas dan tegas Michael katakan, bahwa apa yang diinginkan dan aspirasi masyarakat Kalirejo, akan diusahakan realisasi melalui PAK tahun 2022.
“Saya selaku pimpinan DPRD akan berusaha apa yang diinginkan oleh masyarakat Kalirejo meskipun ini adalah reses untuk 2023 tapi saya akan usahakan bisa terealisasi melalui PAK tahun 2022. Sampaikan saja apa yang diinginkan, manfaatkan mumpung saya ada di DPR dan jadi salah satu pimpinan di DPRD. Karena ketika saya Reses, maka aspirasi masyarakat akan saya penuhi secara prosedural, karena ini uang rakyat”, lontarnya.
Sekilas Michael mohon maaf bila hadirin melihat tampilan dirinya sedikit agak kurang fite (lemes) kondisinya. Sedikit diurai , karena dirinya agak kepayahan baru datang dari study banding bersama sebanyak 9 Kiyai ke Bojonegoro. Kenapa itu dilakukan jelasnya, karena Demokrat ke depan punya program untuk membantu Pondok Pesantren, yaitu menggerakkan ekonomi Pesantren agar Pondok Pesantren di Banyuwangi bisa mandiri.
Tak hanya itu dalam rangka ingin menggerakkan ekonomi masyarakat, sekarang Partai Demokrat mendirikan Forum khusus yang disebutnya FOKKAL (Forum Komunikasi Kiyai Langgar). Alasan kenapa Partai Demokrat mendirikan Forum FOKKAL.. kata Michael karena Kiyai-Kiyai Langgar di Banyuwangi selama ini tidak pernah mendapat perhatian dari Pemerintah. Dan untuk itulah, para Kiyai yang sudah jadi bahian dari keluraga besar Partai Demokrat diajak study banding ke Bojonegoro melihat tentang bagaimana usaha ternak ikan Lele yang baik.
Seperti biasa anggota DPR yang satu ini, di mana saja bertemu masyarakat dalam sambutannya, meski hanya sebentar sisipkan pendidikan politik. Yang mana Michael mengajak kepada hadirin, bareng-bareng memikirkan Banyuwangi dengan cara tidak asal pilih anggota DPR hanya karena diberi uang. Sarannya, calon DPR dari partai apapun silahkan dipilih, tapi pilihlah yang baik-baik.
“Saya yakin banyak orang yang baik di partai-partai yang ada di Banyuwangi ini, banyak orang yang benar-benar mau berjuang untuk kepentingan rakyat. Hanya saja mereka tidak punya kesempatan karena masyarakat lebih suka memilih orang yang mau memberi uang. Oleh karena itu ke depan saya ingatkan pilihlah yang baik, meski calon dari Demokrat tapi kalau tidak baik hanya karena ingin jadi DPR saja jangan dipilih”, tegasnya
Michael katakan bahwa Banyuwangi sangat kaya, sumber daya alamnya luar biasa. Kalau Banyuwangi diurus dengan baik dan semua pengambil kebijakan tidak korupsi serta tidak melakukan hal-hal yang mengutamakan kepentingan pribadi, tidak akan ada masyarakat miskin di Banyuwangi ini. (Ktb/r35)
