Launching Perdana BUMDes Desa Clarak, Sebagai Kado Akhir Tahun Desa

KABAROPOSISI.NET|Probolinggo, – Pemerintah Desa Clarak Kecamatan Leces Kab. Probolinggo Jawa Timur melalui Badan Usaha Milik Desa tumbuhkan harapan baru bagi warga Desa Clarak dengan melakukan Launching Usaha Perdananya Cafe Nyantol (Nyantai Pinggir Tol). (27/12/21)

Manager Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA) Clarak Ainun Nafisah Kepada awak media menjelaskan, bahwa dirinya baru di angkat sebagai Manager Bumdes beberapa bulan yang lalu.

Bacaan Lainnya

Dan atas dorongan semua pihak untuk menggerakkan ekonomi dan pendapatan Asli Desa saat ini tidak ada cara lain kecuali menghidupkan usaha usaha melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa).

Launching BUMDes Clarak

Disamping itu kepala Desa Clarak Imam Hidayat, berharap dukungan masyarakat atas terobosan dan penggalian potensi potensi desa yang kemungkinan masih bisa untuk dikembangkan guna meningkatkan ekonomi warga, yang akan dilakukan bersama jajaran pengurus Bumdesa untuk kedepannya.

“Khusus masyarakat Desa Clarak mari kita jaga segala prasarana yang sudah ada karena dengan kita saling mengawasi dan merawatnya berarti kita telah berpartisipasi dan berkontribusi terhadap upaya peningkatan pendapatan asli di Desa yang nantinya PAD tersebut juga kembali kepada Desa untuk dilakukan Program pembangunan Desa yang manfaatnya juga untuk masyarakat”, cetus Imam

Lengkapnya Imam Hidayat mengatakan bahwa Usaha Cafe ini sudah direncanakan sejak tahun 2020, namun pada tahun tersebut terpaksa ditunda karena kondisi pandemi covid-19 yang membuat harga harga di pasar tidak stabil dan banyak usaha saat itu harus gulung tikar. berdasarkan kondisi tersebut baru tahun ini program ini terlaksana. Dimasa dua tahun kepemimpinannya di desa Clarak”.

Imam berpesan Supaya Pengurus Bumdesa dapat fokus terhadap upaya pengembangan Bumdesa karena itu salah satu cara menyelamatkan dana desa. Jika suatu saat, dana desa dihentikan, Kita telah siap untuk mandiri dan menjalankan roda pemerintahan Clarak dengan mengandalkan Dana dari Pendapatan Asli Desa ( PAD ) melalui Bumdesa.

Lebih lanjut Arief Hidayat “menyampaikan bahwa dirinya selaku pengawas pada Badan Usaha Milik Desa ( Bumdesa ) Clarak berharap para Pengurus mulai Manager sampai para Ketua Unit Usaha untuk selalu solid dan terus menciptakan program program inovatif yang mampu menggerakkan ekonomi Desa dan tentu nya untuk menggenjot PAD di desa Clarak. atas nama Pemerintah desa Clarak Kita sangat siap untuk mendukung baik dari segi materil dan moril kepada Bumdesa, yang terpenting semua rencana usaha yang akan diajukan nantinya berdasarkan analisa kelayakan usaha sesuai potensi yang ada di Desa”, tegasnya

BUMDes merupakan salah satu corong untuk menuju desa yang mandiri sehingga pendiriannya pun perlu atas dasar adanya inisiatif dari pemerintah desa dan atau masyarakat desa, BUMDes harus lahir dari semangat inisiatif gotong royong yang bisa diinisiasi oleh individu baik dari pemerintah desa atau masyarakat akan tetapi dalam pendirian inisiatif secara kolektif atau gotong royong yang akan menjadi motor utama penggerak baik dari unsur pendirian maupun keberlangsungannya. (WN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *