Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Bertempat di halaman Masjid Darussalam, Takmir Masjid dan warga Dusun Sragi Tengah Desa Sragi Kecanatan Songgon Kabupaten Banyuwangi. Sabtu 05/02/2022 gelar kegiatan pengajian dalam rangka memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad Saw dan Haul KH. Abdul Rohim Ke-20.
Tampak dalam acara relegi tersebut kehadiran Kapolsek Songgon AKP Eko Darmawan, Kepala Desa Sragi Drs. Hartono dan Tokoh agama setempat dan tamu undangan yang lainnya. Selaku penceramah penyejuk qolbu, Panitia hadirkan KH. Ali Makki Zaini (PCNU Banyuwangi) dan KH. Abdul Gofar Tokoh Ulama Nahdlatul Ulama (NU).
Pantauan media demi kelancaran dan keamanan jalannya acara Panitia libatkan Tim Pengamanan dari Polresta Banyuwangi, dan beberapa Polsek (Polsek Singojuruh, Polsek Sempu) diperbantukan dibawah koordinasi Polsek Songgon. Dibantu Pol PP, Linmas, dan Banser setempat. Sehubungan masa pandemi Panitia juga libatkan Tim Kesehatan Puskesmas Songgon untuk penegakan Protokol Kesehatannya.
Setiap jama’ah yang akan mamasuki lokasi acara dipastikan mematuhi Prokes, yang mana Timkes lakukan tes suhu tubuh, semprot hand sanitizer, dan diberi masker. Petugas pun berikan saran agar jama’ah yang memasuki lokasi acara tidak melepas masker selama acara berlangsung.
Bertindak selaku Ketua Panitia dalam acara tersebut Santoso, SPd. Jalan acara setelah Pembukaan dilakukan Pembacaan Ayat Suci Al Quran, Pembacaan Tahlil, dan penyampaian Oto Biografi (Alm) KH. Abdurohmin yang sedang diperingati Haul-nya Ke-20 itu.
Santoso, Spd selaku Panitia dalam sambutan penghormatannya berharap peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad Saw kali ini. Bisa mengedukasi warga Sragi dalam keseharian hidup sebagai masyarakat maupun sebagai ummat beragama sesuai dengan ajaran Rosulullah (Nabi Muhammad Saw). Menyanpaikan permohonan maaf kepada masyarakat/jama’ah atas tidak hadirnya KH. Anwar Zahid dikarenakan sakit, selaligus doa atas kesehatannya.
Kapolsek Songgon AKP. Eko Darmawan dalam sambutannya mengingat masih masa pandemi berharap kepada masyarakat/jama’ah juga Panitia. Agar tetap mengindahkan dan taati Protokol Kesehatan Covid 19, dan menghimbau betapa pentingnya Vaksinasi. Karena kata Kapolsek saat ini yang efektif untuk menghindar dari penularan Covid adalah pakai masker dan Vaksinasi.
KH. Ali Makki Zaini PCNU Banyuwangi dalam tauziah Isro’ Mi’roj-nya menyampaikan tentang keutamaan melaksanakan sholat jama’ah. Menghadiri kegiatan pengajian ramai-ramai juga mendapatkan pahala, namun pahala hadir dalam sholat jama’ah jauh lebih besar pahalanya. KH. Ali Makki Zaini meminta keberadaan Masjid Darussalam yang megah dan besar di Sragi Tengah. Diimbangi dengan kebesaran keinginan melakukan sholat jama’ahnya. Masjid nya mewah dan besar idealnya bila yang sholat jama’ah juga banyak.
KH. Abdul Gofar dalam tauziahnya menekankan tentang keutamaan sholat 5 (lima) waktu. Yakinkan diri dalam setiap melakukan sholat pasti diterima oleh Allah. Jangan ragu-ragu atau was was, karena ragu-ragu atau was wasa itu termasuk prilaku syeitan. Suara adzan betul yang menyuarakan adalah saudara atau tetangga kita, tetapi sesungguhnya suara adzan adalah undangan dari Allah langsung kepada kita.
Di kesempatan tersebut KH. Abdul Gofar juga menyinggung soal masa pandemi Cobid-19. Ditekankan agar masyarakat patuhi Protokol Kesehatan yang sudah diatur oleh Pemerintah. Terkait ajakan patuh Protokol Kesehatan, KH. Abdul Gofar lontarkan “pantun” dalam bahasa Banyuwangi disebut “basanan”.
“Nang Gintangan Terus Nang Jelun, Jaran Kencak Turune Melungker, Cuci Tangan Nganggo Sabun Jaga Jarak Nganggo Masker” lontarnya sontak membuat jama’ah tertawa.
Makna dari pantun/basanan tersebut kurang lebihnya KH. Abdul Gogar mengajak jama’ah untu rajin cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan disiplin pakai masker. Akhiri tauziahnya KH. Abdul Gofar ajak jama’ah kumandangkan sholawat bersama-sama. Acara pun berkahir ditutup dengan doa. (r35).






