Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Muslimat Nahdlatul Ulama’ (NU) Ranting/Desa Sumberbulu Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi, rutin mengadakan kegiatan pengajian umum. Kegiatan kali ini Jumat 9/9/2022 digelar di rumah Yayuk Widiastuti alamat Dusun Bulurejo RT. 01 RW. 03 Desa Sumberbulu
sedari pukul 13.30 wib sampai selesai.
Pada kesempatan tersebut diundanghadikan oleh Muslimat NU Desa Sumberbulu Kanit Binmas Polsek Songgon Aipda Anton Sugiyanto, S.H. MH, Muslimat NU MWC Songgon, dan Mahsiswa Universitas Ibrahimi Sukorejo – Situbondo yang kebetulan sedang KKN di Desa Sumberbulu Kecamatan Songgon.
Waooo…Layaknya seorang penceramah relegi, Kanit Binmas Polsek Songgon, Aipda Anton Sugiyanto, S.H. MH, memberikan Tausiyah kepada para jam’ iyah usung tema tentang “Bagaimana Cara Mendidik Anak Secara Ajaran Syariat Islam”. Dalam tausiyahnya Kanit Binmas menyampaikan pesan kepada masyarakat dalam hal ini jam’ iyah Mualimat NU. Untuk bersama-sama saling menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
“Mari bersama-sama menjaga anak-anak kita, untuk mencegah penyalah gunaa’an narkoba khususnya dikalangan para pelajar baik pelajar SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi ” ajak dan himbau Kanit Binmas Anton.
Selanjutnya Kanit Binmas, Aipda Anton berharap para Ibu-Ibu untuk selalu mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan Hp, karena dampaknya sangat besar sekali terutama konten-konten yang mengandung unsur unsur tontonan dewasa. Kanit Binmas juga memberikan beberapa pesan kepada para jam’ iyah antara lain hendaknya selalu awasi anak-anak yang belum cukup umur agar tidak mengendarai kendaraan bermotor antisipasi kejadian yang tidak di inginkan.
“Awasi tingkah laku anak kita, didik dengan baik dan benar pergaulan anak anak kita agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas, kontrol kegiatan anak anak kita di jaman moderenisasi agar generasi penerus kita terselamatkan”, pesannya.
Kanit Binmas Anton juga menekankan agar masyarakat terutama ibu-ibu selalu membiasakan putra-putrinya dengan kegiatan keagamaan seperti kegiatan majlis taklim, komunitas sholawat dan organisasi kepemudaan NU, seperti IPNU dan IPPNU dan masukkan anak ke Pesantren jika sudah menginjak usia sekolah lanjutan agar terjaga selalu akidahnya dan akhlaqnya. .
Sedikit tipe cara mendidik anak kepada para ibu-ibu Muslimat yang hadir, Kanit sampaikan agar putra-putrinya dididik dengan sabar, cinta kasih serta diniati hanya semata-mata mencari Ridho Allah Swt untuk dapatkan kebahagian hidup di dunia dan akhiratnya. (r35).






