Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Kelewatan atau memang terlupakan rumah warga bernama Kurdi Dusun Bangunrejo RT. 05 RW. 02 Desa Alasmalang tidak layak huni. Tak hanya itu, selain rumahnya yang tidak layak huni, rumah Kurdi seukuran itu dihuni oleh 5 anggota keluarga. Lebih miris sekali Kurdi punya anak sekolah di salah satu SMP mogok karena tidak mampu biayanya.
Kenapa sebegitu susahnya kehidupan Kurdi bersama keluarganya ?…sebagaimana disampaikan oleh salah satu anak Kurdi yang bernama panggilan Denok ketika dikonfirmasi awak media Selasa 20/9/2022 . Diceritakan bahwa bapaknya (Kurdi) hanya seorang buruh di sebuah Pabrik gajinya pas-pasan kadang tidak cukup untuk kebutuhan makan apalagi untuk biaya sekolah adiknya. Lanjut cerita Denok, sementara ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga saja tidak kerjaan sampingan.
Untuk menopang kebutuhan keluarga, Denok yang sedikit punya talenta seni itu mengaku ikut manggung seni Janger dan semacamnya tak kenal waktu yang penting dapat upah. Denok berharap ada perhatian dari Pemerintah bagaimana rumahnya layak dihuni, karena sudah tidak bisa menyisihkan uang untuk bisa perbaiki rumahnya, “untuk kebutuhan makan saja kadang tidak cukup, apalagi untuk perbaiki rumah dari mana pak”, keluh harap Denok dengan polosnya.
Hadi Surigo Kepala Desa Alasmalang ketika dapat informasi terkait kondisi rumah warganya, dan dikonfirmasi via selulernya (WhatsApp) “Kira-kira bisa diusahakan Pak Kades ?…, dijawab “Dorong ngerti magih pak (belum ngerti masih pak)” selanjutnya disambung dengan mengatakan, “Sebetulnya sdh (sudah) masuk rencana desa, karena anggaran terbatas dipending mungkin berikutnya, thn 2022 baru sdh (sudah) 3 rumah karna lebih parah dari itu”, jelas Kades Alasmalang Hadi Surigo. (r35).






