Pengawas Bumdesma Singojuruh, Sesalkan Oknum Kades Jaminkan BPKB Mobil URC

KABAROPOSISI.NET.|BANYUWANGI – Dalam ngobrol santai bersama awak media Ketua BPD Kemiri yang juga selaku Pengawas BUMDESMA Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi yang tak lain adalah Adi Cahyono, SH.,S.Sos.,MH. Ada sesuatu yang menarik untuk digali informasinya dari sosok pria yang juga berprofesi sebagai Advokat itu.

Bermula dari ngobrol soal kondisi atau perjalanan BUMDESMA di wilayah Kecamatan Singojuruh, Adi Cahyono sebut sudah bagus dan sehat pengelolaannya. Adi Cahyono juga berharap BUMDESMA Singojuruh setelah dirinya menjadi bagian di dalamnya selaku Pengawas, menjadi lebih baik dan bisa benar-benar punya nilai manfaat serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hanya ada sesuatu yang memang harus jadi sorotan dirinya selaku Pengawas bahkan mengatakan sangat menyesalkan ada 2 Kepala Desa pinjam dana di USP BUMDESMA Singojuruh tidak konsekwen soal kewajiban setorannya.

“Ada sedikit masalah yang saya sesalkan, ada dua oknum Kepala Desa pinjam uang tidak konsekwen dalam hal kewajiban setorannya. Ini bisa menghambat perguliran USP BUMDESMA, yang khawatirkan masyarakat ikut-ikutan nyontoh Pak Kadesnya. Yang membuat saya heran lagi, dia pinjam uang yang dijadikan jaminannya adalah BPKB Mobil URC. Ini kan Mobilnya rakyat atau masyarakat, yang mana segala sesuatu ketika menyangkut pemanfaatan Mobil URC ini hanya untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan pribadi, apa tidak ada yang lain, terus dienggo paran, ojok-ojok di enggo tuku garapan (lalu digunakan untuk apa, jangan-jangan untuk beli sewa garapan), “, ucap Adi Cahyono sambil tertawa ringan Rabu 28/9/2022 di Kantor Desa Kemiri.

Tak berhenti di situ, awak media kejar pertanyaan Kepala Desa mana dan siapa namanya yang dimaksut Adi Cahyono jaminkan BPKB Mobil URC ke BUMDESMA itu. Sayangnya Adi Cahyono kekeh tidak mau sebutkan Kepala Desa mana dan namanya siapa kepada awak media. Hanya Adi Cahyono sedikit mengancam diakhir penyampaiannya, bila ke dua Kades yang dimaksut tidak segara selesaikan urusan dengan BUMDESMA, maka dirinya selaku Pengawas akan ambil langkah lain.

“Ingat…ingat….ingat… itu Mobilnya Rakyat bukan Mobil pribadi, kepentingannya hanya untuk rakyat, jangan main-main”, tegas dan pungkasnya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *