Pemerintah Kecamatan Singojuruh Lakukan Seleksi, Siapkan Kafilah Untuk Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kabupaten

Kabaroposisi.net | BANYUWANGI –Diketahui bahwa sekira beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Desa se Kecamatan Singojuruh menggelar kegiatan lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an. Untuk pendanaan kegiatan tersebut bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang mana memang oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi diperintahkan kepada Pemerintah Desa mengalokasikan anggaran untuk kegiatan lomba MTQ di masing-masing Desa.

Dan para jawara lomba MTQ dari masing-masing Desa selanjutnya dilakukan seleksi/lomba di tingkat Kecamatan seperti yang hari ini Senin 10/10/2022 dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan lomba/seleksi dibuka langsung oleh Camat Singojuruh Drs. Bambang Santosa, M.AP. Hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala KUA Singojuruh H. Musleh yang kebagian tugas membacakan doa.

Sebagaimana disampaikan Kasi PMK Atim Suharyono, S.Sos kepada awak media sebelum acara dimulai, bahwa peserta yang ikut dalam seleksi/lomba tingkat Kecamatan sebanyak 52 peserta dicari sebanyak 18 anak Juara 1, 2, dan 3 dari masing-masing jenis lomba untuk wakil Singojuruh ikuti lomba di tingkat Kabupaten nantinya. Untuk lomba MTQ dari 11 Desa di Kecamatan Singojuruh hanya satu Desa yang tidak gelar lomba MTQ yaitu Desa Gambor.

Camat Singojuruh Drs. Bambang Santosa, M.AP sebelum membuka kegiatan lomba, sekilas menyampaikan sekapur sirih. Ucapan terima kasih terlontar untuk Pemerintah Desa yang sudah menggelar lomba MTQ di desanya dan telah mengirimkan utusannya ikuti seleksi di Kecamatan. Senada dengan penyampaian yang sebelumnya, Camat satu-satunya Desa yang tidak mengadakan lomba MTQ hanya Desa Gambor karena katanya tidak menganggarkan. Padahal sudah diinstruksikan oleh Pemkab untuk alokasikan anggaran untuk kegiatan lomba MTQ. Dalam hal ini Camat Bambang bahwa Desa Gambor tidak menganggarkan untuk kegiatan lomba MTQ hanya karena terjadi miskomunikasi dan misinformasi saja.

Seleksi atau lomba ini dilakukan dalam rangka mencari siapa-siapa yang akan jadi utusan mewakili Kecamatan Singojuruh dalam lomba MTQ di tingkat Kabupaten. Camat berharap melalui seleksi atau lomba kali ini Kecamatan Singojuruh mendapatkan wakil yang benar-benar mampu bersaing di lomba tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi, bahkan kalau bisa di tingkat Nasional.

Sementara Sutrisno mewakili Tim Juri menyampaikan soal tehnis pelaksanaan seleksi/lomba. Seleksi/lomba yang akan dilaksanakan diantaranya seleksi/lomba Tartil, seleksi/lomba Tilawah, dan seleksi/lomba Hifdzil Qur’an. Untuk menyingkat waktu maka pelaksanaan dan penjurian dilakukan secara bersamaan hanya beda tempat. Sehingga kegiatan tidak terlalu banyak menyita waktu, hanya dalam hitungan jam sudah bisa didapat siapa-siapa saja yang akan jadi Juara dan dipercaya sebagai Kafilah mewakili Kecamatan Singojuruh untuk mengikuti lomba di tingkat Kabupaten.

Dari serangkaian kegiatan seleksi/lomba oleh Kecamatan Singojuruh didapat para jawara yang akan jadi wakil/kafilah mewakili Kecamatan Singojuruh pada lomba tingkat Kabupaten. Sayangnya rekapitulasi nama-nama para Juara yang akan jadi utusan Kecamatan ke lomba tingkat Kabupaten masih dikantongi Panitia. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *