SMP Negeri 2 Jombang Terpilih Riset Dosen Sastra Indonesia Universitas Jember

Kabaroposisi.net | Jombang. Dr. Asri Sundari Msi. Dr. Asrumi M. Hum. Dra Sunarti Mustamar, M. Hum Dosen sastra Indonesia Universitas Jember, bersama Dr.Susi Darihastining, M.Pd, Dr. Siti Maisaroh,.M.Pd melakukan penelitian di Kabupaten Jombang tepatnya di SMP Negeri 2 Jombang, Ponpes Tebuireng Jombang dan di SMK Pawiyatan Daha 3 kediri.Senin(10/10/22)

Dr. Asri Sundari Msi. Menyampaikan, Hasil riset kami, SMP 2 sudah banyak mengimplementasikan SK Menteri tentang muatan lokal bahasa daerah. Pandangan saya untuk SMP 2 hanya tinggal meningkatkan saja namun mungkin hanya perlu pelatihan sehingga guru bisa benar benar mengerti apa yang harus diberikan dalam bahasa jawa yang syarat dengan nilai moral misalnya tentang unggah unggah bahasa jawa dalam bentuk ngoko, kromo inggil kepada siapa siswa tersebut berbicara.

Tujuan riset ini untuk mengerti apakah SK Kementerian itu sudah di implementasikan dengan baik atau belum atau hanya dilakukan sekedar ada pelajaran bahasa Jawa namun tidak meletakkan dan tidak memberikan seorang guru yang relevansi dengan nilai nilai pendidikan.

Harapannya ketika nanti diadakan pelatihan ditingkatkan maka nanti akan menghasilkan siswa yang mempunyai budi pekerti yang luhur.

Untuk guru guru bahasa Jawa ini perlu ditingkatkan perlu ada pelatihan seperti pelatihan tembang macapat, pelatihan praktek pembelajaran tingkat tutur basa, pelatihan bagaimana metode mengajarkan menulis Ho No Co Ro Ko

Dr. Asrumi M. Hum menyampaikan, Kita tidak ketemu dengan guru bahasa Jawa tetapi tidak masalah karena ternyata di pondok sudah membiasakan yang orang jawa berbahasa jawa kromo kepada pembina pondok dan pada ustadzah kalau diluar yang komunitas jawa bisa menggunakan bahasa Indonesia namun ada satu aktivitas pembelajaran di pondok itu yang wajib memahami bahasa Jawa terutama didalam belajar kitab Bandongan atau kitab kuning dengan menggunakan pegon yang maknanya menggunakan bahasa Jawa dan dipahami juga dengan bahasa Indonesia. 

Jadi saya rasa bahasa Jawa ini sangat berperan penuh dalam pondok ini untuk belajar beragama terutama dari kitab Bandongan. Meskipun orang luar Jawa harus bisa bahasa Jawa dan bisa memahami tulisan tulisan pegon makna bahasa Jawa. Sehingga di pondok sangat lestari dalam melestarikan bahasa Jawa.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Jombang Alim menyampaikan, Saya pikir ini penelitian yang bagus, karena memang harus ada yang menghawatirkan situasi saat ini yang anak anak kita terutama supaya tidak sampai Budaya Jawa khusus nya pembelajaran bahasa Jawa hilang dari negeri kita.

Pembelajaran Bahasa Jawa di SMP negeri 2 Jombang sesuai dengan standar kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah. Dalam hal ini kurikulum bahasa Jawa ditetapkan oleh provinsi Jawa timur dan pembelajarannya kita sesuai dan tidak mengurangi ataupun menambahi.

Karena dalam bahasa jawa ada nilai luhur kita berharap anak anak kita bisa mengambil pelajaran dari bahasa Jawa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan di SMK Pawiyatan Daha 3 Kediri sudah mengimplementasikan pembelajaran bahasa Jawa dalam mata pelajaran muatan lokal.Dapat diacungi jempol karena sekolah bidang teknik tetapi berupaya membimbing Karakter siswa dan budaya yang luhur lewat pembelajaran bahasa Jawa.

Lebih lanjut akan kita Seminar kan hasil-hasil penelitian pada MGMP bahasa Jawa dan MGMP bahasa Indonesia serta masyakarat luas.(sap)

Pos terkait