Kabaroposisi net.|Banyuwangi –
Pada Hari Jum’at, 18 November 2022 terjadi Hujan Intensitas Lebat mulai pkl. 14.00 hingga pkl. 19.00 Wib. Dampak akibat Hujan Intensitas Lebat tersebut dan tersumbatnya Jembatan Kampung Anyar oleh sampah pada pukul 16.00 Air Sungai Penawar dan Dam INKA tidak dapat menampung kapasitas air hujan hingga meluap ke badan jalan serta permukiman warga.
Dampak dari meluapnya air hujan sehingga jembatan HIPPAM SIDOGIRI di Selogiri putus total, Jembatan di Dsn. Gunung Remuk tidak dapat dilalui Jembatan RT. 02/RW.02 SD 4 Ketapang ke barat hanyut dan 6 Unit Rumah warga di RT.04/RW.05 terendam serta 1 Unit Kandang sapi RT.03/RW.05 di Dusun Gunung Remuk hanyut.
Ia juga berharap, ”Dengan kejadian bencana pasca banjir yang menerjang Dusun Gunung Remuk Desa Ketapang masyarakat jaminan angsur pulih kembali dan bisa beraktifitas seperti biasa.” harapnya.
Sementara Ricco Antar Budaya Anggota DPRD Banyuwangi Fraksi Demokrat saat dilokasi mengatakan, sesuai dengan arahan ketum AHY, kader harus ikut turun langsung untuk melihat dan membantu masyarakat yang terdampak akibat bencana.
Ricco. AB. menambahkan, “Dengan banyaknya bencana alam di Banyuwangi saya berharap agar eksekutif segera melakukan mitigasi bencana di daerah rawan bencana, serta untuk jangka pendeknya memberikan bantuan sementara kepada warga masyarakat yang terdampak,” harapnya. (Ktb).
