Horeee…700 Warga Singolatren Terima Sertifikat Program PTSL Tahun 2022

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Kantor Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, Rabu 4/1/2023 dibanjiri warga. Kehadiran warga tersebut atas undangan Kepala Desa Singolatren dalam rangka penyerahan Sertifikat Program PTSL Tahun dan 2022.

Dari sebanyak 1380 bidang yang diajukan proses Sertifikasi melalui PTSL, sebanyak 700 bidang sudah terealisasi Sertifikatnya dan diserahkan hari ini. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Panitia PTSL Desa Singolatren M. Dohir saat dikonfirmasi awak media,

“Alhamdulillah pengajuan sertifikasi melalui PTSL sebanyak 1380 bidang sudah terealisasi, untuk hari tahap pertama kita serahkan senanyak 700 lembar sertifikat.
Sisanya insyaallah tanggal 12 bulan ini diserahkan, dan alhamdulillah berkat kerjasama yang baik dari sejak pemberkasan dan seterusnya tidak ada kendala apapun semua berjalan lancar”, tutur M. Dohir.

Pada acara seremony penyerahan Sertifikat hadir perwakilan Forpimka Singojuruh M. Suparlan dkk, Babinsa Singolatren Sertu Ahmad Nizar, dan dari BPN Banyuwangi H. Herman Prasetyo Kasie Surve dan Pengukuran/Ketua Tim IV beserta tim. Sebelum dilakukan penyerahan Sertifikat, Apandi selaku Kepala Desa Singolatren menyampaikan beberapa hal kepada warganya. Salah satunya Kades Apandi berharap Sertifikat yang diterima oleh warganya agar disimpan dengan baik. Dan kalau memang ada keperluan lain dengan Sertifikat itu hendaknya hati-hati dan diukur dengan kemampuan.

Kades Apandi atas nama Pemerintah Desa dan atas nama Panitia PTSL menyampaikan permohonan maaf bila dalam tahap-tahap proses pengajuan ada sesuatu hal yang kurang berkenan. Tapi yakinlah bahwa semua itu tidak lain hanya demi masyarakat Singolatren bisa memiliki alas hak kepemilikan yang syah berupa Sertifikat agar tidak ada permasalahan di kemudian hari. Dan diharap kepada warganya untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan sengaja ingin memperkeruh kondisi.

Dikonfirmasi secara terpisah sebelum acara dimulai, Kades Apandi mengatakan, ” Alhamdulillah sejak saya menjabat sebagai Kepala Desa Singolatren, untuk legalitas kepemilikan hak berupa Sertifikat sudah mencapai 95 % di Desa Singolatren. Dengan demikian di Desa Singolatren secara tidak langsung akan terminimalisir terjadinya konflik sengketa tanah karena sudah punya bukti kepemilikan hak yang syah berupa Sertifikat ini. Saya atas nama Pemerintah Desa juga atas nama Panitia PTSL mengucapkan terima kasih kepada BPN Banyuwangi atas kerjasamanya”, ungkapnya.

Sementara dari BPN yaitu H. Herman Prasetyo menegaskan bahwa Sertifikat melalui PTSL adalah saya. Himbaunya kepada warga penerima Sertifikat untuk tidak percaya pada isu-isu yang mengatakan bahwa Sertifikat produk PTSL tidak syah. Irman Prasetyo juga memberikan petunjuk kepada penerima Sertifikat, hendaknya Sertifikat yang diterimanya dicek kembali nama, tanggal lahir dan lain-lain barangkali ada kekeliruan. Kalau ditemukan ada kekeliruan diminta segera melaporkan kepada Panitia supaya bisa cepat dilakukan perbaikan.

Selanjutnya untuk formalitas penyerahan Sertifikat kepada warga dilakukan oleh Apandi Kepala Desa Singolatren, M. Suparlan perwakilan Kecamatan, Irman Prasetyo perwakilan BPN, Sertu Ahmad Nizar Babinsa Singolatren, M. Dohir perwakilan tim Panitia PTSL Desa Singolatren. (r35).

Pos terkait