Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI –Di jalur raya Desa Singojuruh menuju Desa Singolatren dan sekitarnya yang merupakan akses utama masyarakat dan anak sekolah, akhir-akhir ini kerap kali terjadi kecelakaan. Selain memang kondisi jalan banyak yang rusak, jalur raya tersebut padat lalu lalung kendaraan dari dua arah saban harinya.
Hanya berselang beberapa hari dari kecelakan sebelumnya, Selasa sore 14/2/2023 sekira Pukul : 15:15 WIB di jalur raya tersebut terjadi lagi kecelakaan. Kabarnya akibat terjadinya kecelakaan tersebut salah satu korban meski sempat dilarikan ke Puskesmas setempat, namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia. Sementara korban yang satunya selamat hanya mengalami luka ringan.
Diperoleh informasi dari nara sumber, identitas kedua korban, pengendara Sepeda Motor Honda Beat No. Pol. P 2146 QAH warga Desa Singojuruh masih berstatus sebagai pelajar di salah satu sekolah. Korban meninggal pengendara Sepeda Motor Supra Fit No. Pol. P 3636 VI bernama Yusro 47 tahun warga Dusun Padang Kidul Desa Padang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi.
Kronologis kejadian menurut keterangan nara sumber (saksi saat kejadian), kedua belah pihak sama-sama dari arah Utara menuju arah selatan. Sesampai di tempat kejadian, pengendara Sepeda Motor Honda Supra Fit No. Pol. P 3646 VI hendak berbelok memotong jalan menuju area kebun/sawah. Tanpa disadari tiba-tiba dari arah belakang sedang melaju Sepeda Motor Honda Beat No. Pol P 2146 VI hendak mendahului dari sebelah kanan. Kondisi tak terkendali terjadilah kecelakaan karena benturan roda depan kedua motor tersebut.
Akibat dari kejadian tersebut pengendara Sepeda Motor Supra Fit No. Pol. P 3646 QAH bernama Yusro mengalami luka parah pada bagian tengkorak kepala bagian belakang dan pada bagian wajah. Sedangkan pengendara Sepeda Motor Honda Beat No. Pol. P 2146 VI mengalami luka ringan di bagian wajah, tangan dan kaki. Selanjutnya untuk pertolongan pertama kedua korban aparat setempat dengan dibantu warga sekitar di antar ke Puskesmas Singojuruh untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara pihak korban atas nama Yusro menurut salah satu anggota keluarganya, karena kondisi parah sempat direkom untuk rujuk ke salah satu Rumah Sakit tertentu. Sayangnya selama proses persiapan menunggu ketersediaan Mobil Ambulance, korban Yusro keburu hembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas Singojuruh dan saat itu juga dilangsungkan ke rumah duka.
Mendinginkan suasana batin keluarga yang ditinggalkan, 3 Kepala Desa sowan menyampaikan bela sungkawa. Diantaranya Kades Singolatren (Apandi), Kades Singojuruh (Suharto), dan Kades Padang (H. In’am). (r35).






