Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Bertepatan bulan Ramadhan 1444 H hari ke 13 Selasa 4 April 2023, Pemerintah Desa Bedewang gelar cara dalam rangka memperingati Hari Jadi Desa Bedewang (Hardiwang) ke – 223. Sepanjang sejarah keberadaan Pemerintahan Desa Bedewang, kali pertama Hari Jadi Desa Bedewang diperingati.
Dihadirkan dalam acara tersebut Iswanto dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Tanto Camat Songgon, para mantan Kepala Desa Bedewang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Karangtaruna dan semua unsur Pemerintahan Desa Bedewang. Tak ketinggalan dihadirkan pula oleh Pemerintahan Desa Bedewang yaitu para Kepala Desa se Kecamatan Songgon.
Pra acara digelar kegiatan bagi-bagi takjil buka puasa kepada pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya depan Kantor Desa Bedewang. Meski baru pertama kali digelar peringatan Hari Jadi Desa Bedewang, berjalan lancar dan hikmad sekali.
Mengawali acara dilakukan pemberian santunan kepada Anak Yatim dan tali asih kepada beberapa Pengurus Takmir Masjid oleh Kepala Desa Bedewang M. Asmawi bersama para mantan Kepala Desa sebelumnya.
Kepala Desa M. Asmawi dalam sambutan penghormatannya mengatakan bahwa acara peringatan Hari Jadi Desa Bedewang digelar. Dimaksudkan mengedukasi atau pesan moral kepada masyarakat juga kepada siapapun yang jadi Kepala Desa Bedewang berikutnya. Pertama untuk tidak melupakan jasa-jasa para sesepuh dan pendahulu yang berjuang baik di dalam maupun di luar Pemerintahan Desa Bedewang.
Kades M. Asmawi mengajak masyarakatnya untuk tetap menjaga kerukunan, kompak dan guyub bersama Pemerintahan Desa membangun Desa Bedewang. Oleh karena itu sebagai bentuk semangat kebersamaan, Kades M. Asmawi pada kesempatan tersebut gelorakan suara perjuangan “Bedewang Bersatu Bedewang Maju”. Yang kemudian dijelaskan bahwa kemajuan hanya bisa diraih bila kompak bersatu.
Sedikit kilas balik, ada sebuah moment yang mana masyarakat didengarkan sebuah sinopsis yang menceritakan sejarah babat Bedewang yang diawali dari rentetan Kerajaan Belambangan di masa kepemimpinan Tawangalun sampai pada meletusnya Perang Puputan Bayu yang menjadi cikal bakal lahirnya Banyuwangi.
Camat Songgon Tanto dalam sambutannya mengapresiasi gagasan Kepala Desa Bedewang adakan kegiatan memperingati Hari Jadi desanya. Camat Tanto menghimbau, agar masyarakat mendukung setiap program pembangunan di Desa Bedewang. Ditegaskan pula bahwa Pemerintah Kecamatan akan selalu mendukung dan mensupport setiap kegiatan Pemerintah Desa Bedewang melalui RPJMDes.
Dari pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bayuwangi dalam hal ini oleh Iswanto menyampaikan beberapa hal. Yang pertama menginformasikan kepada masyarakat bahwa Desa Bedewang banyak potensi wisata yang harus dipelihara dengan baik. Terlebih di Desa Bedewang baru-baru ini ditemukan Cagar Budaya situs Bedewang yang sudah terdaftar di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. Harapannya adalah, bila Desa Bedewang ada sebuah destinasi wisata yang bisa mengundang daya tarik pengunjung. Maka bukan tidak mungkin akan berdampak pada pertumbuhan dan peningkatan ekonomi masyarakat Desa Bedewang ke depannya.
Sembari menunggu saat tiba berbuka puasa, masyarakat disuguhi dengan tauziah rohani yang disampaikan oleh Ustadz Andi Hidayat dari Rogojampi. Dalam tauziahnya Ustad Andi menerangkan keutamaan-keutamaan melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan. Usai acara, Pemerintah Desa Bedewang ajak semua hadirin berbuka bersama dengan hidangan yang memang sudah dipersiapkan oleh panitia penyelenggara. (r35).





