Pentingnya Infrastruktur Jalan Bagi Masyarakat Desa Hutan, Yuyus Waluyo Ketua Komisi B DPRD Kab. Blora Gotong Royong Bersama Warga Membangun Jalan

Kabaroposisi.net | Blora – Gotong royong merupakan istilah Indonesia untuk bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Istilah ini berasal dari kata bahasa Jawa “gotong” yang berarti “mengangkat” dan “royong” yang berarti “bersama”. Budaya gotong-royong adalah ciri bangsa Indonesia yang perlu dipertahankan.

Ratusan Warga Dari Tiga Desa Gempol,Tlogotuwung, Getas secara bergilir Gotong Royong membangun jalan antara desa ini tiap Hari 50 sampai 70 rit truk membawa tanah urug yang di mulai hari Kamis 18/05/2023.

Yuyus Waluyo menyampaikan Hal ini merupakan bentuk nyata solidaritas sosial dalam kehidupan masyarakat. Setiap warga masyarakat memiliki hak saling membantu dan bekerja sama.

“Jadi, gotong royong memiliki pengertian sebagai bentuk ‘partisipasi aktif’ setiap individu (dalam kelompok masyarakat) untuk ikut terlibat dalam memberi nilai tambah atau positif kepada setiap obyek, permasalahan, atau kebutuhan orang banyak di sekelilingnya,” terang Yuyus Waluyo

Namun saat ini, budaya gotong royong kental akan nuansa pedesaan, di mana hanya orang-orang yang tinggal di desa saja lah yang masih melaksanakannya. Padahal, di manapun kita tinggal bersama sebuah masyarakat, kita perlu menjaga nilai-nilai yang ada dalam budaya gotong royong. Ungkapnya

” Ini bisa dilihat semangat gotong royong juga dengan lintas sektoral ,masyarakat Desa Getas, Tlogotuwung, Gempol telah menanamkan semangat gotong royong,” ujarnya.

Lebih lanjut Yuyus Waluyo menambahkan kegiatan Gotong Royong sampai hari ini Sabtu 20/05/2023 lintas sektor Warga dan Pengusaha angkutan gotong royong (saweran) , untuk memperbaiki ruas jalan Getas- Tlogotuwung- Gempol.

” Dengan jalan yang memadai jelas dapat membuka peluang baru untuk pengembangan ekonomi di Desa Hutan. Masyarakat dapat mengembangkan sektor pariwisata, pertanian, dan industri lainnya dengan lebih baik jika memiliki akses yang baik ke pasar dan manfaat Infrastruktur jalan bagi masyarakat desa hutan sangat signifikan, terutama manfaatnya pada pembangunan ekonomi dan aksesibilitas transportasi,” Jelas anggota DPRD Blora ini

Dia menambahkan, “Infrastruktur jalan yang baik akan meningkatkan aksesibilitas bagi Masyarakat Desa Hutan. Ini memungkinkan mereka untuk mengakses fasilitas dan layanan penting seperti Pusat Kesehatan Masyarakat, Sekolah, Pasar, dan Transportasi Umum. Jalan yang baik juga memfasilitasi Mobilitas Barang dan Jasa, memungkinkan Pertukaran Ekonomi yang lebih efisien.”

” Bahwa Desa Hutan punya potensi sumber daya alam yang sangat besar, seperti hutan dan pertanian. Jalan yang baik memudahkan akses ke sumber daya ini, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya dengan lebih efisien, hemat waktu, hemat biaya. tandas Yuyus Waluyo ketua Komisi B DPRD Blora. (GaS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *