Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Permasalahan kerap terjadi pada Penerima Manfaat Bantuan Sosial apakah itu Penerima Manfaat BPNT, BLT, PKH dan lain-lain yang induk programnya di Kementerian Sosial. Yang paling menonjol adalah persoalan warga yang sudah sebagai Penerima Manfaat tahu-tahu pada pencairan berikutnya tidak menerima lagi.
Belum lagi persoalan warga yang keluhkan tidak pernah meneriman Bansos program apapun meski dirinya layak untuk menerimanya. Dan sudah jadi rahasia umum setiap persoalan yang muncul, Pemerintah Desa yang jadi pelabuhan warga mengeluh. Bahkan tak jarang bagi warga yang tidak memahami masalah teknis penyaluran Bansos lempar tudingan seolah-olah Pemerintah Desa tidak peduli nasib warganya.
Untuk meminimalisir hal stersebut Pemerintah Kecamatan Singojuruh memfasilitasi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Verifikasi Palidasi (Verpal) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) melalui Sintem Informasai Kesejahteraan Aosial New Generasi (SIKS-NG). Mendampingi para Kaur Kesra pada Bimtek tersebut Drs. Anas Sugiarto (Camat Singojuruh), Atim Suharyono (Kasie PMK Kecamatan Singojuruh.
Sementara untuk pemateri atau nara sumber, dihadirkan Dedy Utomo selaku Korcam Pendampig PKH Kecamatan Singojuruh didampingi Danang Ikhsan Pendampi PKH tingkat Desa. Yang mana menurut Atim Suharyono baik Deddy Utomo maupun Danang Ikhsan adalah orang yang pernah mengikuti Bimtek di Kabupaten. Selaku Camat Anas Sugiarto berharap semua Kaur Kesra Desa se Kecamatan Singojuruh. Punya kemampuan SDM yang tidak diraguan soal olah data DTKS melalui SIKS-NG karena hal ini menyangkut hak dan nasib masyarakat.
Atim Suharyono menyarankan kepada semua Kaur Kesra untuk betul-betul serius mengikuti Bimtek Verpal DTKS melalui SIKS-NG. Dengan harapan setelahnya, sekecil permasalahan Bansos dengan semua dinamikanya di masyarakat bisa ditangani dengan baik. Berikut tentang materi Bimtek Verpal DTKS melalui SIKS-NG disampaikan oleh Deddy Utomo selaku nasa sumber dibantu Danang Ikhsan. (r35).






