Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Salah satu Pimpinana DPRD Banyuwangi dari Partai Demokrat Michael Edy Hariyanto, SH.,MH, adakan kegiatan Serap Aspirasi pada masyarakat Petani Nelayan Dusun Blibis Desa Patoman Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi-Jawa Timur Kamis malam 9/11/2023.
Memastikan masyarakat yang hadir agar lepas dan leluasa menyampaikan aspirasi dan uneg-uneganya, digelar dialogh interaktif di forum rakyat tersebut. Kenapa awak media sebut forum itu sebagai forum rakyat, karena pertemuan berlangsung antara Wakil Rakyat dengan Rakyat.
Dari gesture masyarakat Blibis yang hadir dalam acara Serap Aspirasi tersebut, seolah mengatakan memang diharap kehadiran Michael Edy Hariyanto sebagai Anggota/Pimpinan DPRD Banyuwangi itu. Menangkap kondisi yang seperti itu, Michael berikan kesempatan se luas-luasnya kepada hadirin yang rata-rata Petani Nelayan itu untuk menyampaikan apa saja yang jadi permasalahan dan keinginannya.
Tak menunggu lama, malam itu masyarakat Dusun Blibis Patoman berebut acungkan tangan tak sabar ingin luapkan apa yang jadi keinginannya. Ada yang keluhkan meroketnya harga beras, kesempatan kerja (lapangan usaha) karena banyak pengangguran, pupuk yang selain langka harganya yang mahal, kebutuhan sumur bor untuk antisipasi krisis air bersih dan kebutuhan pertanian ketika musim kemarau, dan sarana prasarana kebutuhan Petani Nelayan yang kais rejeki dengan cara melaut beresiko tinggi.
Singkat cerita aspirasi yang disampaikan oleh beberapa perwakilan masyarakat Blibis Patoman mendapat respon positif dari Michael (Pimpinan DPRD Banyuwangi) itu. Wabil khusus merespon usulan Petani Nelayan, Michael Edy Hariyanto mengatakan ingin membatu bagaimana masyarakat Petani Nelayan bisa menikmati hidup sejahtera.
“Saya ingin sekali membantu petani nelayan agar bisa sejahtera, hidup di sekitar pesisir pantai dan kerja melaut tidak mudah dan beresiko tinggi. Saya ikut merasakan apa yang warga Nelayan rasakan. Oleh karena itu, buatlah kelompok-kelompok Petani Nelayan, agar mudah untuk memdapatkan bantuan dari Pemerintah. Kalau ingin dapatkan bantuan banyak usahakan di Kemenumhamkan”, cetua Michael.
Untuk kebutuhan Sumur Bor, Michael minta disiapkan titik-titik lokasi yang akan dibuatkan Sumur Bor, akan dianggarkan dan direalisasikan tahun 2024. Untuk para Petani Nelayan akan membantu berupa sarana pendukungnya agar bisa meningkatkan hasil tangkapan ikan. Singgung soal banyaknya ibu-ibu rumah tangga yang karena kebutuhan memilih berhutang pada disebutnya Bank Titil (Bank Harian). Michael menekankan Pemerintah Desa mengoptimalkan keberadaan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa). Harapannya Bumdes bisa jadi kepanjangan tangan Pemrintah mengatasi kemiskinan di desa masing-masing.
Untuk lapangan kerja, disarankan kepada anak-anak muda dan ibu-ibu Dusun Blibis, untuk membuat kelompok-kelompok kegiatan usaha atau UMKM sesuai dengan skil yang dimilikinya. Masalah permodalan asal riel keberadaan kelompok usahanya dan berjalan kegiatannya, diupayakan bantuannya. (ktb).






