Edukasi dan Latihan Lansia Menari Remik di RSUD Jombang 

Kabaroposisi.net | Jombang – Edukasi dan latihan lansia menari atau senam ringan Remik ( lansia menua bahagia bersama fisioterapi di Rehabilitasi Medik ) di RSUD Jombang.

Kegiatan lansia menari remik RSUD Jombang sudah dilakukan sejak tahun 2022 serta dilatarbelakangi munculnya beberapa masalah, diantaranya, meningkatnya angka penyakit tidak menular, penyakit degeneratif (kondisi kesehatan yang menyebabkan jaringan atau organ memburuk dari waktu ke waktu) dan muskuloskeletal (sistem muskuloskeletal adalah sistem yang terdiri dari tulang, sendi, otot, saraf, dan jaringan ikat) di masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Fisioterapis Penyelia Umi Hanik Mardiyana, S. Kes. ( Ft ) ketika berada di ruang tunggu poli rawat jalan bersama peserta edukasi dan latihan lansia menari remik pada hari Rabu (03/04/2024).

“Munculnya inovasi juga karena meningkatnya ketergantungan /pemakaian konsumsi obat – obatan pada pasien dan lansia di masyarakat.

Jumlah SDM yang terbatas namun jenis layanan dan tuntutan parameter mutu layanan terus bertambah, ” tuturnya. 

Banyaknya pasien, panjangnya antrian dan waktu tunggu yang lama, menyebabkan menurunnya kualitas pelayanan kesehatan, imbuhnya.

” Selain itu kesembuhan yang membutuhkan waktu lama bila hanya menggunakan terapi obat dan alat elektroterapi. Serta jurangnya pemahaman tentang sikap dan kebiasaan yang baik dan benar dalam bekerja dan beraktifitas sehari -hari, ” ungkapnya.

Sementara, Inovasi edukasi dan latihan lansia menari remik di RSUD Kabupaten Jombang diberikan dengan tujuan untuk

Meningkatkan kesehatan masyarakat dan memberikan edukasi tentang sikap/ pola dan kebiasaan yang benar dan sehat, untuk tetap bergerak, bermanfaat dan bermartabat.

“Memudahkan pasien dan lansia untuk mendapatkan pelayanan fisioterapi, Memberikan pelayanan fisioterapi bagi pasien dan lansia yang mengalami gangguan gerak dan fungsi dalam beraktifitas sehari hari, ” terangnya.

Tak hanya itu, meningkatkan kapasitas fisik dan kemandirian, dengan latihan yang dilakukan secara rutin dan teratur dibawah pengawasan tenaga kesehatan. Mengurangi problem gerak dan fungsi pasien dan lansia dengan diberikan program latihan yang sesuai dengan kondisinya.

Perlu diketahui Cara kerja inovasi dengan : (1) Pemberian edukasi tentang sikap dan kebiasaan yang baik dan benar dalam bekerja dan beraktifitas sehari – hari untuk mencegah atau mengurangi timbulnya penyakit degenerative yang diberikan pada pasien, lansia dan masyarakat pengunjung di ruang tunggu pasien poli rawat jalan dan Instalasi Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Umum Kabupaten Jombang.

(2) Latihan gerak fisik / senam yang mudah dilakukan dan diingat sesuai dengan problem atau masalah yang dialami oleh pasien, lansia dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatannya

(3) Fisioterapi bersama dengan Tim ( Dokter dan Paramedis ) Edukasi dan latihan menggunakan leafled, gambar dan video gerakan latihan disertai musik untuk ditonton sehingga memudahkan pasien, para lansia dan keluarganya untuk melakukan sendiri di rumah. (tyas)

Pos terkait