Ketua ASKAB, “Rayakan Tahun Baru Dengan Suka Cita, Bukan Suka Duka”

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Setiap awal pergantian tahun yang sebutan lainnya adalah sambut malam tahun baru. Seolah sudah menjadi sesuatu hal yang harus dirayakan. Bahkan hanya demi tak melewatkan moment tersebut, ada yang memilih libur dari aktivitas kerjanya.

Cara merayakannya pun beragam, ada yang pesta kembang api, pentas seni, live musik, jalan-jalan, rekreasi, masak-masakan bersama keluarga dan handai taulan di lingkungan rumah saja. Ada pula yang gelar kegiatan mengaji di Masjid dan Mushollah-Mushollah.

Bacaan Lainnya

Dalam rangka peduli Budiharto Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (ASKAB). Menyampaikan pesan moral untuk masyarakat, yang hendak rayakan malam pergantian tahun (Tahun Baru). Budiharto selaku Ketua ASKAB yang tak lain adalah Kepala Desa Karangbendo itu, mengatakan.

“Rayakanlah Tahun Baru dengan sukacita bukan suka duka”, ucapnya.

Berikut dijelaskan oleh Budiharto apa yang dimaksut ucapannya tersebut.

“Tentu siapa saja termasuk saya, sangat gembira dengan kehadiran tahun baru. Setidaknya bersyukur bahwa kita diberi umur panjang bisa bertemu dengan tahun berikutnya. Yang saya maksut rayakanlah dengan sukacita, mari kita rayakan tahun baru ini dengan suka riang gembira. Namun sisipkan dalam hati dan pemikiran kita dengan pandangan hidup ke depan lebih optimis penuh harapan lebih baik dari tahun sebelumnya”, jelasnya.

Lanjut Budiharto juga jelaskan apa yang dimaksud dengan ucapan jangan rayakan dengan suka duka itu.

“Yang dimaksud saya jangan rayakan tahun baru dengan suka duka adalah. Jangan karena sukanya kita euphoria berlebihan dengan cara-rara yang justru berakibat kerugian. Misal rekreasi pastikan tempat yang dikunjungi aman dan nyaman. Mungkin ada pentas seni atau live musik, nikmati hiburan itu dengan baik jangan sertai mabuk-mabukan apalagi tawuran. Kebut-kebutan di jalan yang berakibat terjadinya kecelakaan dan seterusnya. Inilah yang saya maksut suka tapi berbuah duka”, paparnya.

Diakhir penyampaiannya Budiharto mengajak para Kepala Desa di Banyuwangi. Untuk memberikan saran atau himbauan kepada warganya. Melalui forum-forum atau melalui Masjid dan Mushollah-Mushollah. Agar warganya dalam merayakan malam sambut tahun baru. Pada batas kewajaran, terlebih cuaca di bulan Desember ekstrim dan tidak bisa diprediksi. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *