Kabaroposisi.net | Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan beasiswa kepada 30 calon mahasiswa melalui program ‘Beasiswa Milenial Jombang 2025’. Bertempat di Gedung Kesenian Jombang. Rabu (31/5/2025)
Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Wor Windari, menyampaikan jika sebelum menjadi penerima beasiswa, calon mahasiswa ini harus melalui proses seleksi yang dilakukan.
“Sasaran program beasiswa S-1 ini adalah warga Jombang yang berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi. Beasiswa ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan dan talenta mereka, agar memiliki dasar yang kuat untuk terus belajar,” ujarnya.
Wor berharap, program ini menjadi wujud gayung bersambut antara pemerintah daerah dan semangat belajar calon mahasiswa penerima beasiswa, sehingga efektif mencapai tujuan percepatan pembangunan SDM Jombang yang lebih berkualitas dan produktif.
“Pelaksanaan program ini adalah langkah awal kami di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Kami menyadari sepenuhnya masih ada ruang untuk perbaikan, baik dalam teknis operasional maupun administrasi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program ini di masa mendatang,” tandasnya.
Keberhasilan seleksi ini berkat sinergi dan kolaborasi solid tim yang melibatkan perwakilan dari Bappeda, Inspektorat, BKPSDM, BPKAD, Dinas Sosial, Bagian Hukum, dan Kemenag. Selain itu juga dari Cabang Dinas Provinsi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Perguruan Tinggi mitra pemerintah.
Dilibatkannya berbagai OPD ini merupakan komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Jombang. Sebab dalam proses seleksinya, melalui berbagai tahap. Seperti proses administrasi serta penyaringan potensi prestasi.
“Dari sejumlah besar pendaftar, proses seleksi beasiswa tahap pertama yang meliputi administrasi dan prestasi berhasil memilih 65 calon penerima. Selanjutnya, kunjungan ke rumah memfinalisasi pemilihan 30 calon mahasiswa sebagai penerima beasiswa,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi berharap para penerima biaya pendidikan gratis yang diluncurkan melalui program ‘Beasiswa Milenial Jombang 2025’ menjadi agen perubahan untuk Kabupaten Jombang.
Program biaya pendidikan gratis ini merupakan bagian dari catatan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Warsubi dan Salmanudin Yazid. Bupati Warsubi menyampaikan program beasiswa ini bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang berdaya saing di masa depan.
Tak lupa ia juga mengucapkan selamat kepada penerima beasiswa yang harus lebih dulu menghadapi proses seleksi untuk mendapatkan beasiswa tersebut.
“Atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Jombang, Saya mengucapkan selamat kepada 30 adik-adik mahasiswa penerima Beasiswa millenial Jombang tahun 2025,” tutur Bupati Jombang.
Menurutnya, proses panjang untuk mendapatkan beasiswa merupakan bukti jika para penerima ini memiliki prestasi dan merupakan putra putri terbaik di Jombang. “Ini bukti bahwa kalian memiliki talenta dan prestasi luar biasa, yang layak mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah,” katanya.
Program ini ditujukan agar tumbuh generasi dengan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas SDM, sejalan dengan pembangunan infrastruktur yang terus digalakkan.
“Sudah menjadi kewajiban kami untuk memfasilitasi masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu namun berprestasi, agar bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik,” tuturnya.
Setelah lulus nantinya, para mahasiswa penerima beasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah melalui keahlian maupun bidangnya masing-masing.
Terlebih bisa berperan di pemerintah desa dengan upaya menggali potensi desanya.“Para calon mahasiswa penerima beasiswa ini akan kami dukung hingga lulus kuliah. Mohon berikan ruang pengabdian yang lebih luas kepada mereka di desa saudara,” pesannya.
Selain mendorong mahasiswa, Warsubi juga menyampaikan pesan kepada kepala desa yang ikut dalam acara tersebut untuk terus menggali potensi desa dengan melibatkan pemuda, serta memberikan wadah bagi mereka untuk belajar dan membangun diri.
“Kita cegah mereka dari keinginan untuk urbanisasi yang tak perlu. Kita cegah mereka dari kegiatan negatif di masa mudanya. Ajak mereka membangun desa menjadi desa yang rukun, sentosa, damai, dan sejahtera bagi seluruh warganya,” tandasnya.
“Kalian adalah orang-orang yang terpilih. Jangan sia-siakan kesempatan beasiswa kuliah ini. Karena itu, kalian harus rajin belajar, kaji ilmu di kampus dengan sebaik-baiknya. Wujudkan cita-cita kalian, dan abdikan diri untuk kemaslahatan masyarakat dengan tulus dan Ikhlas,” pesannya.(tyas)
