Perpisahan KKN – PPMD Kelompok 14 UNTAG Banyuwangi, Kenang Gandrung Lanang Mbah Marsan

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Selama satu bulan sejak tanggal 1 hingga 31 Juli 2025, Mahasiswa Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG) Banyuwangi. Melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) tersebar di desa-desa se Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya sebanyak 21 Mahasiswa UNTAG dari lintas Fakultas laksanakan KKN – PPMB di Desa/Kecamatan Singojuruh.

Hari ini Kamis 31 Juli 2025 adalah akhir dari rangkaian program kegiatannya, sehingga pada Rabu malam 30 Juli 2025 sekira pukul : 19:00 Wib sampai selesai gelar acara perpisahan di Balai Desa Singojuruh. Tentu banyak hal yang didapat dari kegiatan PPMD oleh para Mahasiswa UNTAG Banyuwangi di Desa Singojuruh. Sehingga dalam moment perpisahan, pada tampilan kesenian sengaja menampilkan penari cilik untuk menari Gandrung. Yang disebutnya sebagai ilustrasi mengenang bahwa cikal bakal tari Gandrung berasal dari Desa Singojuruh.

Yang mana berdasarkan cerita rakyat pada masanya di Singojuruh pernah ada penari Gandrung Lanang pertama bernama Mbah Marsan. Oleh karena itu sebagai edukasi agar tidak melupakan sejarah dan budaya lokal yang ada. Mahasiswa UNTAG Banyuwangi yang KKN di Desa Singojuruh sengaja tampilkan penari cilik untuk menari gandrung yang disebutnya dengan istilah “Gandrung Marsan Cilik”.

Salah satu dari Mahasiswa saat ditanya alasan kenapa pada moment perpisahan tersebut tampilkan tari Gandrung cilik yang mengilustrasikan Gandrung Lanang Mbah Marsan.

“Alasan kami menampilkan tari gandrung ilustrasi Mbah Marsan itu, untuk mengenang dan suatu kebanggaan kebanggaan tari Gandrung lahirnya dari Desa Singojuruh. Yang mana konon ceritanya penari Gandrung pertama adalah Gandrung Lanang bernama Mbah Marsan asli warga Singojuruh. Harapannya agar masyarakat Singojuruh mengetahui Mbah Marsan adalah salah satu pahlawan di masanya, yang makamnya diyakini ada di Dusun Juruh Desa Singojuruh”, tuturnya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *