BANGKALAN | Kabaroposisi.net – Program “Sekolah Sehat” dan “Bangkalan Bherse Onggu” yang dicanangkan oleh Bupati Bangkalan kini mulai membuahkan hasil. Sejumlah lembaga pendidikan di berbagai kecamatan telah menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolahnya.
Kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan kini bukan lagi sekadar slogan, melainkan telah menjadi budaya baru di banyak sekolah dasar, termasuk di pelosok wilayah Bangkalan.
Salah satu sekolah yang menjadi contoh penerapan program tersebut adalah UPTD SDN Kokop 1, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Sekolah ini mendapatkan kunjungan istimewa dari sejumlah pejabat penting Pemkab Bangkalan pada Kamis (02/10/2025) siang.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penilaian kebersihan sekolah yang dilakukan pemerintah daerah dalam rangka mengevaluasi sejauh mana program “Sekolah Sehat” diterapkan di setiap lembaga pendidikan.
Selain melakukan penilaian, para pejabat juga memberikan arahan dan motivasi kepada pihak sekolah agar terus meningkatkan komitmen dalam membangun lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan nyaman.
SDN Kokop 1 sendiri berada di Dusun Torsobih, Desa Kokop, tepat di tengah-tengah keindahan alam pedesaan ujung timur Kabupaten Bangkalan. Letaknya yang jauh dari hiruk pikuk kota justru membuat sekolah ini semakin fokus dalam menciptakan lingkungan belajar yang asri dan menenangkan.
Meski berada di daerah pedesaan, SDN Kokop 1 memiliki visi besar untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak desa agar tidak tertinggal dari sekolah-sekolah di wilayah perkotaan.
Guru-guru di sekolah ini dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap kebutuhan siswa, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan pola hidup sehat.
Kepala Sekolah UPTD SDN Kokop 1, Aji Sukamto, S.Pd, menjadi motor penggerak utama dalam penerapan program Pola Hidup Sehat di sekolah. Ia menilai, kebiasaan positif harus ditanamkan sejak dini agar menjadi karakter yang melekat pada peserta didik.
Dalam penerapan program tersebut, SDN Kokop 1 membiasakan warga sekolah untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan, serta menanamkan disiplin diri dalam setiap aktivitas harian di sekolah.
Tak hanya itu, sekolah ini juga mengajarkan pentingnya makanan bergizi, agar siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik.
Melalui kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), siswa didorong untuk aktif menjaga kesehatan diri, mengenali bahaya penyakit, serta terbiasa melakukan pola hidup sehat dalam keseharian.
Sekolah ini juga mengembangkan kebun tanaman obat keluarga (TOGA) di lingkungan sekolah sebagai sarana edukasi dan pelestarian tanaman berkhasiat alami.
Selain itu, siswa juga dilatih untuk melakukan pengelolaan sampah secara mandiri, seperti memilah sampah organik dan anorganik, serta mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Menurut Aji Sukamto, pembiasaan-pembiasaan sederhana tersebut menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan. “Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Program Sekolah Sehat ini juga menjadi bagian dari strategi peningkatan prestasi belajar. Lingkungan yang bersih dan sehat terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan meningkatkan konsentrasi siswa.
Dengan semangat gotong royong dari seluruh warga sekolah, SDN Kokop 1 kini menjadi salah satu sekolah rujukan di Bangkalan dalam penerapan program “Sekolah Sehat” dan “Bangkalan Bherse Onggu”.
Melalui sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, diharapkan program ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Bangkalan. (fin)






