Dam Garit Alami Pendangkalan, Warga Alasmalang Berharap Debit Air Aliran Sungai Badeng Tidak Overload

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Hujan yang sejak beberapa waktu lalu hingga sekarang terus mengguyur wilayah Banyuwangi termasuk wilayah Kecamatan Songgon dan Kecamatan Singojuruh. Membagi perhatian warga Desa Alasmalang, antara tunaikan kewajiban cari nafkah dengan menata batin waspadai debit air aliran sungai Badeng demi keselamatan.

Warga Desa Alasmalang yang bisa dibilang belum sembuh dari trauma banjir bandang sekira 8 tahun yang lalu. Tentu berharap semoga curah hujan normal-normal saja membawa berkah tidak menyebabkan debit air aliran sungai Badeng overload. Karena bila debit air aliran sungai Badeng overload, sementara induk Dam/Bendungan Garit mengalami pendangkalan, jadi ancaman.

Bacaan Lainnya

“Warga kapanane wis seneng onok pengerukan (warga kapan hari sudah senang ada kegiatan normalisasi). Tapi kang dikeruk kok kang ngisor kok, edame osing (tapi yang dinormalisasi kok yang di bawah saja, Dam nya osing). Dam iki wis cetek (Dam ini sudah dangkal), dudu Dam maning ini, tapi kali (Bukan Dam lagi ini tapi sungai) krono sedimene wis roto ambi tanggule (karena sedimennya sudah rata sama tanggulnya) banyu los melakune (Air los sedimenny”, tutur warga Dususn Wonorokso Sabtu 22/11/2025.

Pengamatan media, benar adanya sedimen yang ada pada induk Dam/Bendungan Garit Desa Alasmalang, tingginya sudah rata dengan bibir tanggul pembatas. Dam/Bendungan tidak berfungsi sebagaimana keperuntukannya yaitu menampung dan mengendalikan air aliran sungai Badeng. Sementara masih terlintas dalam ingatan warga Alasmalang kejadian banjir bandang yang begitu dahsyat dan mengerikan itu.

Sebagaimana pernah awak media dalam satu kesempatan konfirmasi kepada salah satu petugas Korsda Pengairan Singojuruh. Bahwa kedalaman Dam/Bendungan Garit kurang lebih 3 meter. Yang jadi pertanyaan, kenapa induk Dam/Bendungan Garit tidak dilakukan normalisasi oleh Pemerintah/Dinas terkait..?. Hingga dilansirnya berita ini awak media belum mendapatkan informasi alasan kenapa normalisasi itu tidak diteruskan.

Oleh karena itu, sembari menunggu eksekusi renovasi pada kontruksi jembatan Garit, warga Desa Alasmalang berharap normalisasi pada induk Dam/Bendungan Garit dilakukan. Karena khususnya warga di Dusun Wonorokso yang bersebelahan langsung dengan Dam/Bendungan Garit merasa khawatir. (r35).

Pos terkait