Kabaroposisi.net |Bangkalan — Dalam momentum memperingati HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional ke-31, ratusan tenaga pendidik yang tergabung dalam PGRI Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, menggelar perayaan meriah berupa pawai guru. Kegiatan ini diikuti oleh guru SDN maupun SDI se-wilayah Geger pada Selasa, 25 November 2025.
Acara diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Darul Ittihad, Nongdajah, Kampak, Kecamatan Geger.
Tidak hanya para guru, kegiatan ini juga melibatkan jajaran Muspika Kecamatan Geger, yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan perayaan Hari Guru.
Upacara dipimpin langsung oleh Camat Geger, menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Perayaan tahun ini mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, yang mengandung makna bahwa guru hebat akan melahirkan generasi berkualitas untuk memperkuat Indonesia di masa depan.
Tema tersebut terasa sangat relevan, mengingat guru adalah ujung tombak dalam meningkatkan mutu pendidikan, baik di perkotaan maupun di pedesaan.
Semangat kebersamaan dan kekompakan para peserta terlihat jelas sejak awal kegiatan berlangsung.
Para guru yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi, memperlihatkan rasa solidaritas yang kuat di momen perayaan Hari Guru Nasional ini.
Setelah rangkaian upacara, peserta dijadwalkan mengikuti pawai sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer.
Pawai dimulai dari halaman Pondok Pesantren Darul Ittihad dan berakhir di lapangan futsal Rafa Sport, yang terletak di ujung jalan menuju SDN Campor 1.
Sepanjang rute pawai, masyarakat tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan rombongan guru yang melintas.
Antusiasme warga menunjukkan bahwa perayaan Hari Guru menjadi momentum yang ditunggu oleh masyarakat di Kecamatan Geger.
Dalam upacara tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada salah satu siswi berprestasi asal SDN Campor 1.
Siswi tersebut berhasil meraih juara 2 lomba pidato bahasa daerah tingkat provinsi, sehingga mendapatkan apresiasi khusus dari para guru dan pihak kecamatan.
Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Geger, Amiyasun, turut menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat.
Ia menegaskan bahwa mutu pendidikan di Kecamatan Geger tidak kalah dengan wilayah lain, meski berada di pedesaan.
“Semoga Pendidikan di Kecamatan Geger lebih bermutu dan bermakna sehingga bisa melahirkan anak-anak cerdas. Pendidikan yang merata, tidak hanya di kota saja. Walaupun di pedesaan tetap bermutu, karena hanya beda lokasi, sebenarnya dan kemampuan guru itu sama,” ujarnya.
Amiyasun juga berharap prestasi yang diraih siswi Geger dapat terus meningkat pada kesempatan berikutnya.
“Prestasi yang sudah kita raih semoga bisa meningkat hingga meraih juara 1 tingkat nasional. Yang terpenting kita memupuk rasa cinta terhadap bahasa Indonesia,” tambahnya.
Perayaan Hari Guru Nasional di Kecamatan Geger tahun ini menjadi bukti nyata solidaritas, kekompakan, dan semangat para pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan bagi generasi penerus bangsa. (fin)
