Kabaroposisi.net | Bangkalan — Kapolsek Kecamatan Geger turut hadir memeriahkan peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional ke-31 yang digelar oleh PGRI Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Selasa 25 November 2025.
Keikutsertaan Kapolsek Geger IPTU Dika Eropin, S.M. tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran jalannya kegiatan.
Dalam momentum tersebut, ratusan guru dari SDN maupun SDI se-Kecamatan Geger ikut berpartisipasi melalui kegiatan pawai serta berbagai atraksi yang disiapkan oleh panitia.
Kemeriahan acara diawali dengan upacara pembukaan yang digelar di halaman Pondok Pesantren Darul Ittihad, Nongdajah, Kampak, Kecamatan Geger, dan dipimpin langsung oleh Camat Geger.
Usai upacara, para peserta mulai bersiap untuk mengikuti pawai yang diperkirakan menempuh jarak kurang lebih 1,2 kilometer.
Rute pawai yang melintasi jalan poros kabupaten mendapat perhatian khusus dari jajaran Polsek Geger, mengingat tingginya aktivitas kendaraan di jalur tersebut.
Kapolsek Geger menegaskan bahwa keamanan peserta pawai menjadi prioritas utama demi terciptanya kelancaran kegiatan dari awal hingga akhir.
“Alhamdulillah kita tetap melakukan pengamanan-pengamanan dengan mengikuti upacara, kemudian pengamanan jalur serta melakukan pengawalan,” ujarnya.
Personel kepolisian terlihat berjaga di sejumlah titik rawan untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan tertib selama pawai berlangsung.
Tak hanya mengawal peserta, polisi juga membantu mengatur masyarakat yang ikut memadati pinggir jalan untuk menyaksikan kemeriahan pawai.
Menurut IPTU Dika, dukungan terhadap kegiatan pendidikan seperti peringatan Hari Guru merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat memperkuat hubungan antarinstansi maupun tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Geger.
“Harapan kami, situasi tetap terjaga kondusif dan kita bisa terus bekerja sama dengan stakeholder ataupun lintas sektoral di Kecamatan Geger,” tambahnya.
Kapolsek menekankan pentingnya menjaga keharmonisan terutama dengan para tokoh agama dan kiai yang menjadi panutan masyarakat setempat.
Ia menyebut bahwa membangun keamanan wilayah tidak hanya dilakukan melalui pengamanan fisik, tetapi juga merawat hubungan sosial yang baik.
Peringatan Hari Guru tahun ini pun menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan antara aparat, pendidik, dan masyarakat.
Semangat kolaborasi tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan di Kecamatan Geger ke depannya. (fin)
Sinergi Polri dan Pendidik Warnai Peringatan Hari Guru Nasional di Kecamatan Geger
