Kabaroposisi.net, Ngawi – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ngawi menggelar pasar murah di dua titik pada Sabtu (13/12/25). Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap kebutuhan pokok masyarakat.
Lokasi pertama berada di Desa Jururejo (perempatan Jalan Siliwangi), Kecamatan Ngawi, sementara titik kedua diselenggarakan di halaman parkir lapangan Desa Jogorogo, Kecamatan Jogorogo.
Di pasar murah ini, paket sembako senilai Rp85.000 dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp50.000. Hal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga di dua kecamatan tersebut.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Ngawi, Nuri Karimatunnisa, menjelaskan dasar diadakannya kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa pasar murah merupakan bentuk komitmen partai untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat, utamanya di wilayah Kabupaten Ngawi, dengan menyediakan paket sembako dengan harga terjangkau,” kata Nuri Karimatunnisa.
Lebih lanjut, Nuri memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda terstruktur dari tingkat pusat, daerah, hingga cabang.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda di tingkat cabang yang bekerjasama dengan dewan pimpinan daerah dan tentunya juga berkomunikasi dengan pimpinan pusat,” ujarnya.
Kehadiran perwakilan legislatif dari berbagai tingkat turut menyemarakkan acara, menunjukkan keseriusan dan komitmen bersama dalam menjalankan program partai.
“Jadi hari ini selain dari Fraksi PKB Kabupaten Ngawi, tokoh dan pengurus struktural PKB, juga hadir DPRD dari provinsi, sebagai komitmen terhadap visi dan misi partai dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” jelas Nuri.
Ia juga menambahkan bahwa agenda serupa tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Ngawi, namun juga di beberapa daerah lain secara simultan.
“Tidak hanya di Ngawi, di berbagai tempat seperti Jombang, Nganjuk dan lainnya juga melaksanakan agenda yang sama,” tambahnya.
Di balik kegiatan ini, Nuri mengharapkan manfaat nyata bagi masyarakat, yaitu pengurangan tekanan ekonomi melalui ketersediaan sembako dengan harga lebih terjangkau.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, dapat meringankan beban masyarakat untuk kebutuhan pokok, utamanya di lokasi sekitar gelaran pasar murah,” pungkas Nuri Karimatunnisa.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Anas Hamidi, menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama menekan inflasi.
“Pasar murah ini adalah bentuk keberpihakan PKB kepada masyarakat. Dengan harga yang jauh lebih terjangkau, kami berharap daya beli warga tetap terjaga dan inflasi dapat ditekan,” katanya. (RYS)






